Kotagede, Yogyakarta - Bhabinkamtibmas Kelurahan
Rejowinangun Polsek Kotagede, Aiptu Bandang Setyawan, menghadiri undangan
kegiatan dialogis bertajuk "Sinau Bareng Nglakoni Apik Gayuh Becik"
di Masjid Yasmin 2, Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota
Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.
Kegiatan rohani dan pembekalan karakter ini diinisiasi
oleh Remaja Masjid Yasmin 2. Agenda tersebut diikuti secara antusias oleh
puluhan anak-anak, remaja, serta jajaran pengurus takmir masjid setempat yang
berkumpul untuk berdiskusi bersama aparat keamanan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Bandang Setyawan
menyampaikan sosialisasi terkait perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak anak-anak dan remaja untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja,
tidak melakukan tindakan perundungan (bullying), melainkan membudayakan sikap
saling tolong-menolong, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta memperkuat
persatuan dan toleransi antar-warga.
Petugas juga mengajak pengurus takmir untuk menciptakan
suasana masjid yang ramah, hangat, dan menyenangkan. Hal ini ditujukan agar
para remaja merasa betah beribadah, belajar, dan bersosialisasi secara positif
di lingkungan rumah ibadah. Pihak remaja masjid disarankan untuk memanfaatkan
media sosial dan teknologi dalam merancang kajian yang relevan dengan generasi
muda, seperti diskusi kreatif dan festival seni Islami.
Menyikapi perkembangan era digital, Aiptu Bandang
memberikan peringatan tegas agar para remaja tidak menyebarkan berita bohong
(hoaks), menjauhi bahaya judi online (judol), menghindari pinjaman online
(pinjol) ilegal, serta selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan online.
Warga juga diimbau untuk segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 jika
melihat adanya gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas mendorong adanya kegiatan
rutin yang dapat mempererat persaudaraan sekaligus membantu masyarakat sekitar,
seperti aksi bakti sosial dan kerja bakti rutin membersihkan area masjid.
Aiptu Bandang Setyawan menekankan bahwa generasi muda
adalah penopang masyarakat dan fondasi bangunan umat di masa depan. Oleh karena
itu, perhatian lebih pada pendidikan dan dakwah bagi anak-anak serta remaja
menjadi hal yang utama. Di samping orang tua yang perlu menuntut ilmu,
anak-anak juga harus diberi porsi yang cukup untuk menguji diri, mengaji,
taklim, dan dibiasakan dengan majelis ilmu di luar sekolah, salah satunya di
masjid.
"Usia muda itu masih berbanding lurus antara kemauan
dan kemampuan. Anak muda masih berproses mencari esensi kehidupan dirinya,
sehingga mereka siap untuk berubah ke arah yang lebih baik dan bisa diandalkan.
Merekalah generasi yang akan meneruskan apa yang telah dibangun oleh para orang
tua kita saat ini," urai Aiptu Bandang.
Rangkaian kegiatan "Sinau Bareng" yang dikemas
secara santai, interaktif, dan penuh rasa kekeluargaan ini berlangsung dengan
aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Humas Polsek Kotagede)


No comments:
Write comment