Kraton, Yogyakarta -
Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, S.H. memimpin pengamanan kegiatan Prosesi
Jamasan Pusaka Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Tahun Be 1960 yang berlangsung
di Museum Kereta Wahanarata dan Kedhaton Kraton Yogyakarta (Bangsal Manis dan
Bangsal Madukara), Selasa (7/7/2026).
Pengamanan kegiatan
melibatkan personel Polsek Kraton, Abdi Dalem Karaton, serta instansi terkait
guna memastikan seluruh rangkaian prosesi budaya berlangsung dengan aman,
tertib, dan lancar.
Prosesi Jamasan Pusaka
merupakan ritual budaya yang rutin diselenggarakan setiap bulan Suro dalam
Kalender Jawa Sultan Agungan sebagai bentuk penghormatan sekaligus perawatan
terhadap pusaka-pusaka milik Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Prosesi jamasan
yang berlangsung di Bangsal Manis Kedhaton dilaksanakan secara tertutup.
Rangkaian kegiatan Jamasan
Pusaka Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dilaksanakan selama dua hari, yaitu:
1. Jamasan Pusaka I, Selasa
(7/7/2026), dipimpin langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal
Manis Kedhaton (tertutup untuk umum), serta prosesi siraman Kereta Kanjeng Nyai
Jimat dan Kereta Kanjeng Kyai Jongwiyat di Museum Kereta Wahanarata yang dipimpin
GBPH Condrodiningrat dan terbuka untuk masyarakat.
2. Jamasan Pusaka II, Rabu
(8/7/2026), dilaksanakan di Bangsal Manis Kedhaton Karaton Yogyakarta secara
tertutup.
Dalam prosesi siraman di
Museum Kereta Wahanarata, sekitar 20 Abdi Dalem mengawali kegiatan dengan doa
bersama di dalam museum. Selanjutnya, Kereta Pusaka Kanjeng Nyai Jimat dan
Kereta Kanjeng Kyai Jongwiyat dikeluarkan dari ruang penyimpanan untuk
menjalani prosesi penyiraman dan pembersihan menggunakan air serta kain putih
yang dipimpin oleh GBPH Condrodiningrat bersama para Abdi Dalem.
Setelah prosesi selesai,
kedua kereta pusaka kembali disimpan di dalam museum. Kegiatan siraman berakhir
sekitar pukul 11.19 WIB dan disaksikan kurang lebih 100 pengunjung yang turut
hadir.
Kapolsek Kraton AKP Denis
Efendi, S.H. mengatakan bahwa Polsek Kraton memberikan pengamanan secara
maksimal agar seluruh rangkaian prosesi adat dapat berlangsung dengan aman
tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
"Prosesi Jamasan Pusaka
merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan filosofi tinggi bagi
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kami bersama seluruh unsur pengamanan
melaksanakan pengamanan secara optimal agar kegiatan berlangsung aman, tertib,
dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada para Abdi Dalem maupun
masyarakat yang menyaksikan prosesi budaya tersebut," ujar AKP Denis
Efendi.
Selama pelaksanaan kegiatan,
situasi di sekitar Museum Kereta Wahanarata maupun kawasan Kedhaton Karaton
Yogyakarta terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri, Abdi
Dalem, dan instansi terkait turut mendukung kelancaran prosesi budaya yang
menjadi bagian dari tradisi tahunan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. (Humas
Polsek Kraton)


No comments:
Write comment