Yogyakarta - Menyikapi masuknya masa libur sekolah, Polda
DIY bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY dan Satpol PP DIY
menggelar patroli gabungan berskala besar. Langkah ini diambil sebagai tindakan
preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan kenakalan remaja di
wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan patroli tersebut perdana dilaksanakan pada Rabu
malam (8/7/2026) dan dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap malam hingga
dini hari selama masa liburan. Sejumlah titik rawan di seluruh kabupaten dan
kota di DIY menjadi sasaran pemantauan intensif guna mencegah gangguan keamanan
dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyampaikan bahwa
patroli gabungan ini merupakan wujud keseriusan Tim Pencegahan Kenakalan Anak
Usia Sekolah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Petugas bergerak
untuk membentengi para remaja agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif
yang mengarah pada tindak pidana.
"Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk
menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap
aktivitas anak usia sekolah agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku
kejahatan jalanan," ujar Kombes Pol Ihsan, Kamis (9/7/2026).
Dalam pelaksanaannya di lapangan, personel gabungan
menyambangi sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak
muda, khususnya kelompok yang masih nongkrong melewati larut malam. Petugas
memberikan arahan dan imbauan secara humanis agar para remaja tersebut segera
membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Selain memberikan imbauan, tim gabungan mengambil
tindakan tegas berupa penertiban terhadap kegiatan yang nyata-nyata mengganggu
ketenteraman umum. Salah satunya dengan langsung membubarkan aksi balap liar
yang ditemukan di jalan protokol saat patroli berlangsung.
Polda DIY menilai bahwa metode patroli yang mengedepankan
komunikasi dan pendekatan persuasif ini sangat efektif dalam meredam potensi
gesekan antargelompok remaja sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.
Polda DIY juga meminta para orang tua untuk memperketat
pengawasan terhadap aktivitas anak mereka selama sekolah meliburkan kegiatan
belajar mengajar. Melalui program "Ibu Memanggil", orang tua
diharapkan mengambil peran nyata untuk memastikan anak-anak tidak keluyuran di
luar rumah hingga larut malam tanpa urusan yang mendesak.
Sinergi yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah,
instansi terkait, serta dukungan penuh dari lingkungan keluarga menjadi faktor
utama dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman dan kondusif bagi generasi muda
di Yogyakarta. (Magang)


No comments:
Write comment