Kotagede, Yogyakarta - Kapolsek Kotagede AKP Sutarto,
S.H., M.M., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Prenggan Aipda Aprilia,
menghadiri acara sarasehan budaya dan sosial yang berlangsung di Pendopo
Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Senin siang (6/7/2026).
Agenda ini mengusung tema "Penguatan Nilai-nilai
Kesetiakawanan Sosial Melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa Untuk
Mewujudkan Kesejahteraan Sosial". Acara diselenggarakan atas kerja sama
antara Pemerintah Kemantren Kotagede dengan Dinas Sosial Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY).
Acara dibuka secara resmi oleh Mantri Pamong Praja (MPP)
Kotagede Komaru Ma'arif, S.I.P., M.Si., dengan dipandu oleh Penyuluh Sosial
Masyarakat (Pensosmas) DIY Heru Cahya Romadhon, S.Tr.Sos.
Selain jajaran kepolisian dan struktural kemantren,
agenda ini juga dihadiri oleh Danramil 08/Kotagede, Babinsa, perwakilan
Puskesmas Kotagede, jajaran perangkat Kelurahan Prenggan, Kelurahan
Rejowinangun, Kelurahan Purbayan, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Tujuan utama dari sarasehan ini adalah untuk meningkatkan
pemahaman masyarakat luas mengenai gagasan restorasi sosial yang mengakar pada
kearifan lokal. Melalui langkah ini, nilai-nilai kesetiakawanan sosial di
tengah lingkungan warga diharapkan dapat kembali diperkuat sehingga mampu
bermuara pada pencapaian kesejahteraan sosial yang merata di wilayah Kotagede.
Dalam sambutannya, MPP Kotagede menyampaikan apresiasi
atas terselenggaranya sarasehan ini. Beliau berharap forum ini dapat memberikan
edukasi terarah kepada masyarakat mengenai penerapan praktis restorasi sosial
berbasis budaya Jawa dalam kehidupan bertetangga sehari-hari.
Memasuki sesi inti, acara diisi dengan pemaparan materi
oleh dua narasumber. Pembicara pertama, Endang Patmintarsih, S.H., M.Si.,
selaku pemerhati budaya dan kesejahteraan sosial, mengupas tuntas tentang makna
restorasi sosial yang terkandung dalam jiwa bangsa Indonesia, seperti nilai
kepahlawanan, keperintisan, dan kepedulian antarsesama. Ia juga memaparkan tata
krama dalam pandangan budaya serta agama yang menyelaraskan karakter positif
masyarakat Jawa.
Sementara itu, narasumber kedua, RB Dwi Wahyu Budiantoro,
S.Id., M.Si., yang menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD DIY, menyatakan
dukungan penuh atas gerakan restorasi sosial ini. Dirinya menjelaskan bahwa
pelestarian nilai budaya Jawa yang adiluhung merupakan fondasi kokoh untuk
membentengi masyarakat dari pergeseran moral di era modern.
Kapolsek Kotagede AKP Sutarto, S.H., M.M. memberikan
pandangan bahwa penguatan nilai budaya lokal sangat berkorelasi positif dengan
pemeliharaan keamanan wilayah.
"Kami dari kepolisian sangat mendukung program
restorasi sosial ini. Nilai-nilai luhur budaya Jawa seperti gotong royong, tepa
selira, dan tata krama yang baik sesungguhnya adalah fondasi utama dalam
menjaga kerukunan antarwarga. Jika kesetiakawanan sosial ini tumbuh kuat di
setiap kampung, maka segala bentuk potensi gesekan atau gangguan kamtibmas
dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan, sehingga lingkungan kita
selalu aman dan tenteram," urai AKP Sutarto.
Acara sarasehan diakhiri dengan sesi tanya jawab
interaktif serta doa penutup. Melalui forum ini, kesadaran kolektif masyarakat
diharapkan terus bertumbuh dalam merawat adat budaya yang luhur demi kedamaian
bersama. (Humas Polsek Kotagede)


No comments:
Write comment