Danurejan, Yogyakarta - Kapolsek Danurejan AKP Riki
Heriyanto, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bausasran Aiptu Agus Hartanto
beserta anggota menghadiri Kegiatan Kunjungan Malam Pos Kamling di Balai RW 02
Tegal Lempuyangan, Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026)
malam.
Agenda yang diselenggarakan oleh Forum Kewaspadaan Dini
Masyarakat (FKDM) Kota Yogyakarta ini bertujuan memperkuat hubungan antara
pemerintah, aparat keamanan, dan warga dalam meningkatkan kewaspadaan dini,
serta mengoptimalkan peran Pos Kamling di lingkungan tempat tinggal.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Komisi A DPRD Kota
Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, unsur Forkopimka, perwakilan OPD Pemerintah Kota
Yogyakarta, pengurus FKDM Kota dan Kemantren Danurejan, para lurah se-Kemantren
Danurejan, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Dalam sambutannya, Mantri Pamong Praja Kemantren
Danurejan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi
kenakalan remaja, menyikapi sengketa Warung Madura di kawasan Simpang Empat
Numani, serta mengimbau para pemilik rumah kos agar lebih selektif menerima
penghuni guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta,
Susanto Dwi Antoro, menekankan perlunya peran nyata FKDM dalam deteksi dini
gangguan keamanan. Forum ini juga membahas pengawasan ketat orang tua terhadap
anak pada malam hari, bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan
pelajar, peredaran miras oplosan, serta rencana pembinaan dan rehabilitasi
kenakalan remaja yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Kota, dan pendampingan
psikologi.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Danurejan AKP Riki
Heriyanto, S.H. mengapresiasi kegiatan ini sebagai wadah komunikasi langsung
untuk mencari solusi berbagai persoalan di lapangan. Polsek Danurejan sendiri
telah melakukan berbagai langkah pencegahan kenakalan remaja melalui patroli
rutin, penyuluhan di sekolah, pembinaan, serta kegiatan sambang oleh
Bhabinkamtibmas.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa salah satu pemicu
kenakalan remaja adalah penyalahgunaan minuman keras. Ia bersyukur hingga saat
ini di wilayah Kemantren Danurejan tidak ditemukan adanya penjual minuman
keras, sehingga kondisi bersih ini perlu dipertahankan bersama oleh seluruh
elemen masyarakat.
Di akhir arahannya, Kapolsek mengingatkan peran utama
orang tua dalam mengawasi putra-putrinya agar tidak menjadi korban maupun
pelaku tindak kejahatan jalanan. Petugas juga menyosialisasikan gerakan
kepedulian keluarga melalui program "Ibu Memanggil" serta pemanfaatan
layanan darurat gratis Call Center Polri 110. Warga juga diimbau untuk selalu
tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan di jalan demi terciptanya situasi
wilayah Danurejan yang aman, tertib, dan kondusif.
Rangkaian kegiatan kunjungan malam dan ruang dialogis ini
berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh kebersamaan. (Humas Polsek
Danurejan)


No comments:
Write comment