Pakualaman, Yogyakarta - Bhabinkamtibmas
Kelurahan Purwokinanti Polsek Pakualaman, Aiptu Sujiman bersama personel Polsek
Pakualaman mengikuti kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai upaya
mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan
permukiman warga, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul
08.00 WIB tersebut dilaksanakan di wilayah RW 02 dan RW 03 Kelurahan
Purwokinanti, Kemantren Pakualaman. PSN diselenggarakan oleh Kelurahan
Purwokinanti bekerja sama dengan Puskesmas Pakualaman Yogyakarta dengan
penanggung jawab Lurah Purwokinanti, Moch Ismail, S.H., M.M., serta diikuti
sekitar 35 peserta dari berbagai unsur.
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut perwakilan Mantri Pamong Praja Kemantren Pakualaman, Kepala Jawatan
Keamanan Kemantren Pakualaman, perwakilan Kapolsek Pakualaman, perwakilan
Danramil Pakualaman, Kepala Puskesmas Pakualaman, Kepala KUA Pakualaman, Lurah
Purwokinanti, perwakilan Lurah Gunungketur, Kasi Humas Polsek Pakualaman,
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Purwokinanti, Ketua Pinituwa Tuwanggana, Ketua
Kampung, Ketua RW 02 dan RW 03, kader kesehatan, serta mahasiswa KKN UIN Sunan
Kalijaga.
Dalam sambutannya, Lurah
Purwokinanti menyampaikan bahwa kegiatan PSN merupakan langkah bersama untuk
menekan penyebaran DBD melalui pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi
menjadi sarang nyamuk. Tim dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan
pemeriksaan terhadap rumah-rumah yang telah ditentukan, dengan fokus pada
tempat penampungan air di dalam maupun di luar rumah. Setelah kegiatan lapangan
selesai, seluruh peserta kembali berkumpul untuk melaksanakan evaluasi.
Selanjutnya, tim melakukan
pemeriksaan secara langsung di wilayah RW 02 dan RW 03. Dari 20 rumah yang
diperiksa secara acak, ditemukan tiga rumah yang masih terdapat jentik nyamuk
pada tempat penampungan air.
Dalam sesi evaluasi, petugas
Puskesmas Pakualaman menyampaikan bahwa capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) di
wilayah Pakualaman masih perlu ditingkatkan. Masyarakat diingatkan untuk lebih
rutin melakukan pemeriksaan dan menguras tempat penampungan air karena
kebiasaan tersebut menjadi salah satu langkah paling efektif dalam mencegah
berkembangnya nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue.
Bhabinkamtibmas Kelurahan
Purwokinanti Aiptu Sujiman mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan
tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kesehatan masyarakat
melalui pendekatan preventif.
"Pencegahan DBD
merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk membiasakan
Gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah
air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya
nyamuk, serta melakukan berbagai upaya pencegahan gigitan nyamuk. Dengan
kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat, kita dapat menciptakan
lingkungan yang bersih, sehat, dan terhindar dari penyebaran Demam Berdarah
Dengue," ujar Aiptu Sujiman. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan
aman, tertib, dan lancar. (Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment