Kota Yogyakarta - Rasa nyeri
dan kaku di area belakang leher serta pundak setelah seharian menggunakan
ponsel kini menjadi keluhan yang semakin umum. Dalam dunia medis, kondisi ini
dikenal dengan istilah tech neck atau text neck, yaitu gangguan pada otot dan
struktur tulang leher akibat kebiasaan menundukkan kepala secara berlebihan
saat menatap layar perangkat digital.
Secara anatomi dan fisika,
posisi kepala yang tegak normalnya hanya memberikan beban sekitar 4-5 kilogram
pada tulang leher. Namun, ketika kepala menunduk ke depan saat bermain ponsel,
beban yang ditopang leher melonjak drastis hingga puluhan kilogram setara
dengan menggendong anak usia 8 tahun di atas leher selama berjam-jam.
Beban ekstra yang
berlangsung terus-menerus ini memaksa otot leher dan bahu bekerja keras secara
abnormal. Akibatnya, otot menjadi tegang dan memendek. Jika dibiarkan dalam
jangka panjang, tulang leher dapat beradaptasi secara permanen dengan
menumbuhkan jaringan penyangga tambahan yang berpotensi merusak postur tubuh,
terutama pada generasi muda.
Gejala Awal yang Perlu
Diwaspadai:
1. Leher terasa kaku dan
pegal di area pundak atas.
2. Sakit kepala tipe tegang
(tension headache).
3. Keterbatasan ruang gerak
saat menoleh.
Langkah pencegahan dapat
dilakukan secara mandiri dengan menaikkan posisi layar ponsel atau laptop
hingga sejajar dengan arah pandang mata (eye level), melakukan peregangan
(stretching) leher secara rutin setiap 20-30 menit, serta membiasakan postur
duduk yang tegak.
Masyarakat diimbau untuk
tidak mengabaikan keluhan ini. Apabila rasa nyeri mulai menjalar hingga ke area
lengan, disertai sensasi kesemutan, kebas, atau pelemahan fungsi otot, segera
konsultasikan ke fasilitas kesehatan atau dokter spesialis untuk penanganan
medis lebih lanjut sebelum terjadi kerusakan postur permanen. (Magang)


No comments:
Write comment