Gondokusuman, Kota
Yogyakarta - Guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam
memitigasi potensi bencana kebakaran skala rumah tangga, Bhabinkamtibmas
Kelurahan Klitren Polsek Gondokusuman Aiptu Andreas Triyono, S.H. bersama Lurah
Klitren dan Babinsa menghadiri kegiatan Simulasi Pemadaman Kompor Terbakar di
Lapangan Belger (Belakang Gereja), RW 04 Kampung Klitren Lor, Kemantren
Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Jumat (18/9/2026) sore.
Kegiatan pelatihan dan
simulasi ini digelar berkolaborasi dengan Kampung Tangguh Bencana (KTB), Forum
Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Kelurahan Tanggug Bencana (Katana), serta
jajaran TP PKK Kota Yogyakarta dan TP PKK Kelurahan Klitren.
Dalam simulasi tersebut,
warga dibekali praktik langsung cara menanggulangi titik api pada kompor atau
tabung gas secara tenang dan terukur, baik menggunakan metode tradisional (kain
atau karung goni basah) maupun metode modern (Alat Pemadam Api Ringan/APAR).
Bhabinkamtibmas Kelurahan
Klitren Aiptu Andreas Triyono, S.H. menyampaikan bahwa musibah kebakaran
permukiman kerap berawal dari kelalaian kecil di dalam rumah yang luput dari
perhatian. Oleh karena itu, budaya kewaspadaan diri (self-awareness) harus
terus ditanamkan di setiap keluarga.
"Kebakaran dapat dipicu
oleh hal sederhana seperti kelalaian saat memasak, penggunaan listrik berlebih,
maupun benda mudah terbakar. Melalui simulasi ini, kami ingin warga siap dan
tidak panik jika mendapati potensi kebakaran awal di dapur masing-masing,"
ujar Aiptu Andreas Triyono, S.H.
Di sela-sela simulasi, Aiptu
Andreas memberikan imbauan langkah pencegahan kebakaran dan Harkamtibmas secara
terperinci kepada warga yang hadir:
1. Penggunaan Api &
Kompor: Pastikan kompor, lilin, atau pembakaran sampah benar-benar padam
setelah digunakan. Matikan bara api sebelum meninggalkan lokasi dan jangan
membuang puntung rokok sembarangan.
2. Instalasi Listrik: Cabut
steker peralatan elektronik yang tidak digunakan, hindari penumpukan colokan
pada satu stopkontak, serta segera ganti instalasi kabel yang terkelupas atau
rusak.
3. Peralatan Mitigasi &
Keamanan: Sediakan APAR di tempat terjangkau, simpan pemantik api jauh dari
jangkauan anak-anak, serta lakukan cek berkala pada alat pendeteksi asap (smoke
detector) jika ada.
4. Jalur Evakuasi Keluarga:
Edukasi seluruh anggota keluarga mengenai jalur evakuasi darurat, utamakan
keselamatan jiwa, serta segera keluar dari kepulan asap jika terjadi kebakaran
besar.
5. Layanan Darurat Polri:
Menyampaikan agar warga segera menghubungi layanan darurat bebas pulsa Call
Center 110 Polri atau pemadam kebakaran apabila menemukan situasi darurat atau
gangguan ketertiban umum di lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan
simulasi pemadaman kebakaran dan edukasi kamtibmas di RW 04 Klitren Lor
berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme warga. (Humas
Polsek Gondokusuman)


No comments:
Write comment