Kotagede, Kota Yogyakarta -
Personel Polsek Kotagede bergerak cepat mendatangi Lokasi Kejadian Perkara
(TKP) musibah kebakaran yang menghanguskan satu gudang penyimpanan barang bekas
(rosok) dan satu unit rumah tinggal di Jalan Nyi Ageng Nis RT 29/RW 09,
Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, pada Rabu
(9/9/2026) malam.
Peristiwa kebakaran tersebut
dilaporkan terjadi sekira pukul 18.45 WIB. Gudang rosok yang terbakar diketahui
milik Ibu Rofi (warga Nitikan, Umbulharjo), sementara bangunan rumah tinggal
yang ikut terdampak merupakan milik Ibu Sri Suyatmi yang saat ini dikontrak
oleh Saudara Agus.
Berdasarkan keterangan Saks
ibu NR, warga Pakualaman, kronologi kejadian bermula sekira pukul 17.40 WIB
saat saksi membakar sampah dapur di dalam tong sampah yang berjarak sekitar
satu meter dari pembatas seng gudang rosok. Usai membakar, saksi berupaya
mematikan api lalu masuk ke dalam rumah.
Namun sekira pukul 18.55
WIB, saksi mendengar suara letupan dari arah luar. Saat keluar rumah, saksi
mendapati kobaran api telah membesar di dalam area gudang rosok. Saksi sempat
berupaya menyiramkan air, tetapi terhalang dinding seng pembatas hingga
akhirnya berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta.
Petugas gabungan dari
Damkarmat Kota Yogyakarta, personel Polsek Kotagede, Koramil, relawan, dan
warga setempat berjibaku memadamkan api agar tidak merambat lebih luas ke
pemukiman padat penduduk. Kebakaran tersebut turut berdampak pada bagian
belakang bangunan bengkel dan rumah di sebelah utara serta timur lokasi.
Akibat insiden ini, kerugian
materiil berupa isi gudang rosok ditaksir mencapai Rp303.200.000,- (tiga ratus
tiga juta dua ratus ribu rupiah), ditambah kerusakan pada unit rumah dan area
bengkel. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Dari hasil olah TKP dan
pemeriksaan awal kepolisian, kebakaran diduga kuat dipicu oleh percikan bara
api sisa pembakaran sampah yang terbawa asap lalu hinggap di tumpukan barang
mudah terbakar di dalam gudang rosok, akibat kurang maksimalnya pemadaman sisa
pembakaran sampah.
Kapolsek Kotagede AKP
Sutarto, S.H., M.M. mengimbau seluruh masyarakat untuk mengambil pelajaran
berharga dari insiden tersebut dan menghentikan kebiasaan membakar sampah
sembarangan.
"Kami mengimbau keras
warga masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah, terutama di dekat area bahan
bangunan yang mudah terbakar dan di tengah kondisi musim kemarau. Sisa bara api
yang tidak padam sempurna atau percikan terbawa angin sangat rawan memicu
kebakaran besar. Jika terpaksa menggunakan sumber api, pastikan dipadamkan
total hingga tak menyisakan bara," tegas AKP Sutarto. (Humas Polsek
Kotagede)


No comments:
Write comment