Mergangsan, Kota Yogyakarta
- Kapolsek Mergangsan AKP Anar Fuadi, S.H., M.I.P. didampingi Bhabinkamtibmas
Kelurahan Brontokusuman Aiptu Widarmono menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi
Kelompok Tani Kemantren Mergangsan sekaligus Pelatihan Budidaya Jamur Tiram di
Pendopo Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Selasa
(15/9/2026) pagi.
Kegiatan yang diselenggarakan
oleh Forum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kemantren Mergangsan mulai pukul
09.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber ahli Haris Syarif Usman, S.H., M.Kn.
dan Feri Irawan.
Acara tersebut dihadiri oleh
jajaran lintas sektor wilayah Mergangsan, antara lain Mantri Pamong Praja
Kemantren Mergangsan yang diwakili Kepala Jawatan Kemakmuran, Danramil
Mergangsan yang diwakili Babinsa, Lurah se-Kemantren Mergangsan, Penyuluh
Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, serta jajaran
pengurus Gapoktan dan anggota kelompok tani se-Kemantren Mergangsan.
Selain ajang silaturahmi dan
perkenalan diri pejabat baru di wilayah Mergangsan, AKP Anar Fuadi memanfaatkan
momen tersebut untuk menyampaikan sejumlah pesan penting terkait Harkamtibmas,
perlindungan sosial, hingga kewaspadaan bahaya kebakaran di lingkungan
pemukiman mau pun tempat usaha pertanian:
1. Edukasi Bahaya Judol
& Pinjol Ilegal: Imbauan tegas kepada para petani dan warga untuk
membentengi keluarga dari bahaya judi online (judol) serta pinjaman online
(pinjol) ilegal yang merusak tatanan ekonomi dan memicu keresahan sosial.
2. Pencegahan Risiko
Kebakaran Mandiri: Mengingatkan warga agar senantiasa memeriksa penggunaan alat
masak/kompor, memastikan puntung rokok padam sempurna, serta menghindari
penumpukan steker pada stopkontak kelistrikan. Warga juga diimbau mengganti
kabel terkelupas, menyimpan pemantik api dari jangkauan anak-anak, serta
menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area aktivitas atau usaha.
3. Mitigasi & Jalur
Evakuasi: Meminta pengelola kelompok tani dan rumah tangga untuk memahami
langkah evakuasi darurat serta mengutamakan keselamatan jiwa jika terjadi
kepulan asap atau kobaran api.
"Kehadiran kami
merupakan wujud dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan warga
Kemantren Mergangsan. Di samping itu, kami mengajak para petani dan tokoh
masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah, menjauhi kejahatan
berbasis digital seperti judol dan pinjol ilegal, serta selalu waspada terhadap
potensi kebakaran yang dipicu kelalaian sederhana di rumah maupun tempat
kerja," ujar AKP Anar Fuadi, S.H., M.I.P.
Seluruh rangkaian kegiatan
koordinasi kelompok tani dan edukasi pencegahan kebakaran tersebut berjalan
dengan lancar, tertib, dan situasi wilayah hukum Polsek Mergangsan terpantau
aman kondusif. (Humas Polsek Mergangsan)


No comments:
Write comment