Pakualaman, Kota Yogyakarta - Personel Polsek Pakualaman mengamankan rangkaian kegiatan tradisi Upacara Pergantian Dwaja Jaga di Kompleks Pendopo Puro Pakualaman, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (5/9/2026) sore mulai pukul 16.00 WIB.
Tradisi adat pergantian prajurit jaga kali ini menyerahkan tampuk tugas dari Prajurit Plangkir kepada Prajurit Lombok Abang. Upacara ini diikuti oleh sekitar 60 prajurit yang terbagi atas 30 orang Prajurit Plangkir dan 30 orang Prajurit Lombok Abang, dengan RMR Suryo Kusumo bertindak sebagai Komandan Upacara (Manggolo Yudo). Penanggung jawab agenda kebudayaan ini ditangani oleh GPH Indro Kusumo selaku Penghageng Budaya dan Pariwisata serta KRT Projo Anggono selaku Penghageng/Bupati Sepuh Kadipaten Puro Pakualaman.
Upacara ini merupakan bagian dari Kalender Kamtibmas Bulanan atau tradisi rutin yang digelar setiap satu lapan sekali (35 hari) pada Sabtu Kliwon oleh pihak Kadipaten Puro Pakualaman. Prosesi diawali dengan upacara di halaman dalam Puro Pakualaman, lalu dilanjutkan dengan kirab mubeng beteng. Adapun rute kirab melintasi Jalan Sewandanan ke timur, Jalan Harjono ke utara, Jalan Purwanggan ke barat, Jalan Harjowinatan ke selatan, lalu kembali menuju Jalan Sewandanan dan berakhir di dalam Kadipaten Puro Pakualaman.
Kapolsek Pakualaman AKP Margono, S.H., M.A.P. menyampaikan bahwa jajaran Polsek Pakualaman diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat ini berlangsung aman, tertib, dan lancar.
"Kegiatan ini merupakan tradisi budaya unggulan yang rutin digelar Puro Pakualaman setiap Sabtu Kliwon. Kehadiran personel kepolisian di lapangan adalah untuk memberikan pengamanan jalur serta kelancaran arus lalu lintas selama kirab berlangsung, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati jalannya tradisi dengan aman dan nyaman," ujar AKP Margono.
Seluruh rangkaian Upacara Pergantian Dwaja Jaga dan Kirab Mubeng Beteng Puro Pakualaman berjalan dengan penuh khidmat, aman, dan kondusif. (Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment