Pakualaman, Yogyakarta - Jajaran personel Polsek
Pakualaman melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan keagamaan Pindapata
yang diikuti oleh rombongan Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 pada Selasa
(26/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB ini berpusat
di Gedung Perkumpulan Budi Abadi, Jalan Bintaran Wetan Nomor 19, Kelurahan
Gunungketur, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta. Agenda lintas wilayah ini
diselenggarakan atas kerja sama panitia IWFP 2026 dan Perkumpulan Budi Abadi,
di bawah penanggung jawab Tandean Harry Setio Subagio selaku Ketua Panitia IWFP
2026 Wilayah DIY.
Rangkaian kegiatan diawali pada subuh hari dengan
pelaksanaan meditasi bersama oleh 54 biksu di Ruang Sembahyang Hoo Hap Hwee.
Setelah melakukan persiapan spiritual, para biksu bersiap melaksanakan tradisi
Pindapata, yaitu prosesi menerima dana makan atau derma dari umat Buddha dan
warga masyarakat umum. Rombongan kemudian berjalan kaki menyusuri rute dari
Jalan Bintaran Wetan, melewati Jalan Sultan Agung, Jalan Mayor Suryotomo, Jalan
Mataram, Jalan Abu Bakar Ali, hingga memasuki kawasan Jalan Malioboro, Jalan
Margo Mulyo, dan berakhir di Jalan Panembahan Senopati.
Sepanjang kawasan semi-pedestrian Malioboro, Ahmad Yani,
hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, puluhan biksu yang didampingi oleh
organisasi Dayaka Jogja tersebut menerima dana makanan dengan penuh khidmat
dari masyarakat yang sudah berjejer di pinggir jalan. Usai merampungkan prosesi
di Titik Nol Kilometer, rombongan berjalan menuju Alun-Alun Utara untuk menaiki
armada kendaraan yang disiapkan menuju KJ Hotel di Jalan Parangtritis,
Mantrijeron, guna melaksanakan makan pagi serta serangkaian agenda internal
sebelum bertolak kembali ke Perkumpulan Hoo Hap Hwee Pakualaman.
Kegiatan akbar ini digelar sebagai bentuk penyambutan
hangat dari Perkumpulan Budi Abadi beserta Pemerintah Daerah DIY atas kehadiran
para peserta Indonesia Walk for Peace 2026 yang melintas di wilayah Kota
Yogyakarta. Perjalanan spiritual ini bukan sekadar aktivitas fisik belaka,
melainkan sebuah simbolisasi nyata dari penyebaran energi positif dan pesan
perdamaian antarumat beragama, sekaligus wujud konkret dari kokohnya semangat
Bhinneka Tunggal Ika di tengah keberagaman masyarakat.
Kapolsek Pakualaman AKP Margono, S.H., M.A.P., mengatakan,
"Kehadiran personel Polsek Pakualaman di lapangan, yang juga bersinergi
dengan satuan lalu lintas dan polsek jajaran, adalah untuk memberikan
pengamanan jalur serta pengawalan melekat di sepanjang rute jalan raya yang
dilalui rombongan. Langkah antisipasi ini penting agar prosesi berjalan kaki
para biksu dari titik start hingga kawasan Malioboro dapat berlangsung dengan
khidmat, aman, dan lancar tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas kota.
Kami sangat mengapresiasi tinggi toleransi dan ketertiban yang ditunjukkan oleh
masyarakat Kota Yogyakarta yang ikut menyambut kegiatan ini, sehingga situasi
kamtibmas selama acara keagamaan ini berlangsung tetap kondusif." (Humas
Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment