Gondokusuman,
Yogyakarta - Kapolsek Gondokusuman, Kompol Julius Meta Jiwa, S.H., M.H.,
beserta jajaran anggotanya melaksanakan pengamanan kegiatan Perayaan dan Kirab
Budaya Unduh-Unduh Kelurahan Klitren 2026 pada Minggu (24/5/2026).
Kegiatan
ini mengusung tema "Menghidupkan Budaya, Melestarikan Adat Dan
Tradisi". Acara yang berpusat di Kelurahan Klitren, Gondokusuman,
Yogyakarta ini dihadiri kurang lebih 500 orang peserta di bawah penanggung
jawab Ketua Panitia, Sugeng Kiswanto.
Sejumlah
pejabat daerah dan tokoh penting turut hadir dalam perayaan ini, di antaranya
Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman Guritno, A.P., Mantri Anom Drs.
Suradi, M.Si., Lurah Klitren Asruri, S.P., Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta
Susanto Dwi Antoro, S.E., Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta Bambang Seno
Baskoro, S.T., serta beberapa anggota DPRD Kota Yogyakarta lainnya. Hadir pula
unsur penggerak PKK, para Ketua RW, pemerhati budaya Dini Megananda, hingga
para pemuka lintas agama seperti Pendeta Kristian, Romo Darwanto, dan Ustadz
Sulthoni yang mencerminkan kentalnya suasana kerukunan di wilayah tersebut.
Rangkaian
acara diawali sejak pukul 08.24 WIB dengan pembukaan, menyanyikan lagu
Indonesia Raya, laporan panitia, doa bersama, serta suguhan tari-tarian
tradisional. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan andong,
kirab budaya tahun ini dilaksanakan secara istimewa dengan berjalan kaki untuk
semakin mempererat kekompakan warga.
Rute
kirab dimulai dari halaman Kantor Kelurahan Klitren, melintasi kawasan LPP,
menuju Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman untuk prosesi pemberkatan
gunungan hasil bumi, dan berakhir di kawasan Embung Langensari. Kegiatan ini
merupakan wujud kolaborasi budaya dan religi antara warga Klitren dengan GKJ
Gondokusuman sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam
sesi sambutan, Ketua Panitia Sugeng Kiswanto menyampaikan rasa terima kasih
kepada seluruh donatur, termasuk Yayasan Nurul Hayat, serta para pemuka agama
yang terus membimbing nilai toleransi antarumat. Sementara itu, Ketua Komisi A
DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, S.E., mengapresiasi sinergi wilayah Klitren
yang berhasil mewujudkan identitas Yogyakarta sebagai City of Tolerance
sekaligus City of Event. Senada dengan hal tersebut, Mantri Pamong Praja
Guritno, A.P., mengingatkan agar status Rintisan Kelurahan Budaya (RKB) ini
terus dirawat dengan gotong royong agar keberagaman keyakinan di Yogyakarta
selalu menjadi kekuatan pemersatu bangsa dan menangkal segala potensi
perpecahan.
Kapolsek
Gondokusuman Kompol Julius Meta Jiwa, S.H., M.H., mengatakan, "Kehadiran
jajaran Polsek Gondokusuman di lapangan adalah untuk memastikan seluruh
rangkaian adat dan pawai budaya ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan
lancar. Kami menerjunkan personel pengamanan di sejumlah persimpangan jalan dan
titik rawan kepadatan massa guna melakukan pengaturan arus lalu lintas agar
aktivitas kirab tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Kami
sangat bangga melihat tingginya semangat gotong royong dan toleransi yang
ditunjukkan warga Klitren dalam menjaga warisan leluhur. Sinergi yang kuat
antara kepolisian, pemerintah kemantren, tokoh agama, dan panitia terbukti
mampu menjaga kondusivitas wilayah tetap terjaga dengan sangat baik."
(Humas Polsek Gondokusuman)


No comments:
Write comment