Gondokusuman, Yogyakarta -
Bhabinkamtibmas Kelurahan Terban, Aiptu Tri Roso Budianto, bersama Ketua RT 17
dan Ketua Pemuda setempat menyelesaikan permasalahan penganiayaan antarwarga
pada Jumat (22/5/2026) pagi. Pertemuan tersebut mempertemukan pihak korban
berinisial SR (60) dan pihak keluarga pelaku berinisial WY guna mencari solusi
terbaik atas peristiwa yang sempat terjadi.
Kejadian bermula saat korban
SR sedang berjalan untuk berbelanja dan melintas di depan rumah pelaku WY.
Tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba menyiramkan air dan memukul korban
menggunakan balok kayu. Akibat tindakan spontan tersebut, korban harus dibawa
ke rumah sakit karena mengalami luka memar di bagian kepala. Berdasarkan
penuturan pihak keluarga, pelaku memiliki riwayat gangguan psikologis yang
tidak stabil, di mana emosinya kerap tersulut dan timbul keinginan menganiaya
secara tiba-tiba apabila melihat sosok perempuan tertentu.
Mendengar kronologi dan
latar belakang kondisi pelaku, Ketua RT langsung menghubungi Bhabinkamtibmas
untuk menengahi persoalan tersebut. Dalam proses mediasi, keluarga WY
menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada SR atas kelalaian
mereka dalam mengawasi pelaku. Pihak keluarga juga berjanji akan segera membawa
pelaku untuk memeriksakan kondisi kejiwaannya ke psikiater atau Puskesmas agar
mendapatkan rujukan penanganan medis yang tepat, serta memperketat pendekatan
sehari-hari agar kejadian serupa tidak terulang.
Merespons hal tersebut,
Aiptu Tri Roso Budianto langsung berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat.
Pihak Puskesmas kemudian menerbitkan surat rujukan ke rumah sakit agar pelaku
dapat segera menjalani observasi kejiwaan secara mendalam.
Melalui musyawarah yang
berjalan aman dan terkendali ini, pihak korban dengan berbesar hati memaafkan
tindakan pelaku setelah memahami kondisi kesehatan mental yang bersangkutan.
Kasus ini pun resmi diselesaikan secara kekeluargaan dengan mengedepankan rasa
kemanusiaan dan lingkungan sosial yang saling mendukung. (Humas Polsek
Gondokusuman)


No comments:
Write comment