Gedongtengen, Yogyakarta -
Jajaran Kepolisian Sektor Gedongtengen Polresta Yogyakarta terus berupaya
memperluas jangkauan edukasi kamtibmas guna menekan angka kriminalitas dan
kenakalan remaja di Kota Yogyakarta. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan
siaran langsung (talkshow) interaktif di Radio RRI Pro 2 Jogja 102,5 FM pada
Kamis (28/5/2026) pagi pukul 09.00 WIB. Acara yang dipandu oleh penyiar RRI,
Ajeng, ini menghadirkan Kapolsek Gedongtengen, AKP Yuliyanto, S.H., M.H.,
dengan didampingi Kasi Humas Polsek Gedongtengen, Aiptu Aris Purwanto, S.H.,
sebagai narasumber utama.
Mengangkat tema besar
"Orang Tua Peduli dan Waspada, Generasi Berjaya Tanpa Narkoba", AKP
Yuliyanto memanfaatkan momentum mengudara tersebut untuk menyampaikan sejumlah
pesan kamtibmas kepada masyarakat luas.
Beliau mengajak seluruh warga untuk terus mempererat kerukunan antarlingkungan,
menjauhi praktik judi online yang marak, serta tidak ikut menyebarkan berita
bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan sosial.
Secara khusus, Kapolsek
menyoroti andil besar seorang ibu dalam menciptakan ruang domestik yang aman
dan nyaman, sekaligus mendorong kaum perempuan untuk aktif ambil bagian dalam
mengawasi dinamika pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam
lingkaran hitam narkotika maupun perilaku menyimpang lainnya.
Dalam kesempatan tersebut,
pihak kepolisian menyosialisasikan secara masif program unggulan dari Polda DIY
bertajuk "Ibu Memanggil". Program preemtif ini menitikberatkan pada
peran strategis orang tua, khususnya ibu, untuk wajib mengontrol keberadaan
anak mereka dengan cara menghubungi melalui telepon paling lambat pukul 22.00
WIB setiap malam. Apabila anak tidak memberikan respons atau belum pulang tanpa
kabar, orang tua dianjurkan segera melapor kepada pengurus RT atau RW setempat
untuk dikoordinasikan langsung kepada Polsek Gedongtengen. Pihak kepolisian
memastikan kesiapan armada patroli untuk langsung bergerak ke lapangan guna
menyisir wilayah dan mendeteksi keberadaan anak tersebut. Langkah taktis ini
diambil sebagai respons cepat atas kerawanan malam hari antara pukul 22.00 WIB
hingga 05.00 WIB yang sering terjadi kejahatan jalanan, vandalisme, dan
penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Menambahkan penjelasan
Kapolsek, Kasi Humas Aiptu Aris Purwanto menegaskan bahwa Polsek Gedongtengen
telah melakukan upaya pencegahan secara hulu ke hilir. Di lingkungan sekolah,
polsek rutin menerjunkan personel melalui program "Sinara" atau
Polisi Menjadi Pembina Upacara untuk memberikan penyuluhan berkala mengenai
bahaya narkoba.
Sementara di ranah hilir,
jajaran Samapta konsisten meningkatkan intensitas patroli malam guna
membubarkan kerumunan remaja yang nongkrong hingga larut malam.
Sesi siaran ditutup dengan
dialog interaktif yang mendapatkan antusiasme tinggi dari para pendengar radio.
Seluruh masukan, ide, dan keluhan warga ditampung oleh Kapolsek sebagai bahan
evaluasi kerja institusi ke depan, seraya mengingatkan masyarakat untuk segera
memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 Polri jika membutuhkan kehadiran
cepat petugas di lapangan. (Humas Polsek Gedongtengen)


No comments:
Write comment