Danurejan, Yogyakarta - Jajaran personel Kepolisian
Sektor Danurejan Polresta Yogyakarta melaksanakan pengamanan skala besar guna
mengawal jalannya pagelaran budaya religius bertajuk "Jogja Takbir
Festival (JT Fest) 2026" yang berpusat di kawasan wisata Jalan Malioboro,
Kota Yogyakarta, pada Jumat (29/5/2026) malam.
Kegiatan pelayanan keamanan dan pengawalan jalur yang
dimulai sejak sore hari hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kapolsek
Danurejan yang baru, AKP Riki Heriyanto, S.H., bertujuan untuk menjamin
keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus masyarakat di sepanjang jantung
kota.
Syiaran momentum keagamaan dalam rangka menyambut Hari
Raya Iduladha 1447 Hijriah ini diinisiasi oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)
Kota Yogyakarta. Agenda akbar ini dikemas menarik sebagai panggung adu
kreativitas bergengsi antardesa dan kelurahan yang memperebutkan Piala Bergilir
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kategori juara umum.
Kemeriahan festival takbir keliling ini diikuti oleh
sedikitnya 1.000 peserta yang tergabung ke dalam 18 kontingen remaja masjid
serta perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah se-Kota Yogyakarta. Kondisi
pedestrian dan bahu Jalan Malioboro dilaporkan sesak dipadati oleh ribuan
wisatawan domestik maupun mancanegara yang antusias menonton display kreativitas
peserta.
Iring-iringan kafilah takbir keliling ini menempuh jalur
protokol yang cukup panjang. Rute JT Fest 2026 dimulai dengan titik start dari
halaman depan Gedung DPRD DIY, bergerak tertib menyusuri sepanjang koridor
Jalan Malioboro, bergerak lurus ke selatan menuju arah Alun-alun Utara, dan
berakhir di kawasan Masjid Gede Kauman Yogyakarta. Adapun panggung pementasan
utama atau area display penilaian dari dewan juri dipusatkan di sebelah timur
Museum Sonobudoyo. Guna mengamankan pergerakan massa yang sangat besar
tersebut, Polsek Danurejan diperkuat oleh personel gabungan dari Polresta Yogyakarta,
jajaran Polsek, instansi pemerintah terkait, organisasi kemasyarakatan (ormas),
hingga jajaran relawan kepemudaan.
Guna mendukung kelancaran mobilisasi peserta dan
penonton, pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan menerapkan rekayasa lalu
lintas secara ketat di sejumlah ruas jalan penghubung kawasan Malioboro.
Beberapa pengalihan arus kendaraan dan penutupan sirip-sirip jalan diberlakukan
secara situasional demi mengurai kepadatan lalu lintas dan menjamin ruang gerak
jalan kaki yang aman bagi jemaah. Berkat kesiapsiagaan penuh dari seluruh
aparat keamanan terpadu di lapangan serta kedewasaan para peserta festival,
seluruh rangkaian perayaan JT Fest 2026 ini dapat berlangsung dengan sangat
meriah, aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Danurejan AKP Riki Heriyanto, S.H.,
mengungkapkan, "Kami dari jajaran kepolisian bersama unsur TNI, instansi
terkait, dan relawan menerjunkan kekuatan penuh untuk mengamankan pergerakan
seribu peserta Jogja Takbir Festival malam ini. Fokus utama kami adalah
memastikan rute sepanjang Malioboro hingga Masjid Gede Kauman tetap steril dan
aman dilewati peserta, sekaligus mengelola kantong-kantong parkir demi kenyamanan
para wisatawan. Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dari pihak panitia
AMM Kota Yogyakarta dan seluruh kontingen remaja masjid yang telah menjaga
ketertiban selama pawai berlangsung. Kami juga mengapresiasi pengertian dari
para pengguna jalan yang telah bersedia mengikuti arahan rekayasa lalu lintas
petugas di lapangan, sehingga agenda budaya religi kebanggaan Yogyakarta ini
dapat terselenggara dengan aman dan lancar." (Humas Polsek Danurejan)


No comments:
Write comment