Thursday, 18 June 2026

Polsek Mantrijeron Amankan Tradisi Laku Lampah Malam 1 Suro Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta

 


Mantrijeron, Yogyakarta - Personel Polsek Mantrijeron Polresta Yogyakarta melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi Laku Lampah Malam 1 Suro Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta yang melintasi wilayah Simpang Empat Pojok Beteng Barat dan Simpang Tiga Gading, Kemantren Mantrijeron, Rabu  (17/06/2026). Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mantrijeron AKP Mujiyanto, S.Sos., dan merupakan bagian dari pengamanan terpadu yang melibatkan Polresta Yogyakarta beserta jajaran Polsek, TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait, relawan, Linmas, Jaga Warga, serta unsur pengamanan lainnya.

 

Pengamanan dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya dan spiritual masyarakat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan jalannya prosesi. Personel ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur peserta, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

 

Kapolsek Mantrijeron AKP Mujiyanto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan kepada masyarakat.

 

"Tradisi Laku Lampah Malam 1 Suro merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, spiritual, dan filosofi yang tinggi bagi masyarakat Yogyakarta. Oleh karena itu, Polri bersama seluruh unsur pengamanan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak seluruh peserta maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan," ujar AKP Mujiyanto.

 

Tradisi Topo Bisu Mubeng Beteng merupakan agenda budaya tahunan yang selalu dilaksanakan dalam menyambut datangnya Tahun Baru Jawa atau Malam 1 Suro. Ribuan masyarakat memadati kawasan Keraton Yogyakarta untuk mengikuti prosesi yang sarat makna tersebut.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelantunan tembang Macapat pada pukul 21.00 WIB, dilanjutkan prosesi pembukaan pada pukul 23.00 WIB, kemudian peserta diberangkatkan tepat pukul 24.00 WIB untuk melaksanakan ritual Topo Bisu, yaitu berjalan kaki mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta sejauh kurang lebih lima kilometer tanpa berbicara sebagai bentuk perenungan, pengendalian diri, dan introspeksi.

 

Adapun rute yang dilalui peserta dimulai dari Bangsal Kamandungan Lor Keraton Yogyakarta menuju Jalan Rotowijayan, Jalan Kauman, Jalan H. Agus Salim, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Suryowijayan, Jalan MT Haryono, Jalan Mayjend Sutoyo, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Ibu Ruswo, Jalan Pekapalan Alun-alun Utara, kemudian kembali melalui Jalan Rotowijayan dan berakhir di Bangsal Kamandungan Lor Keraton Yogyakarta.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Mantrijeron terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel pengamanan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung kelestarian tradisi budaya yang menjadi bagian dari identitas dan kearifan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. (Humas Polsek Mantrijeron)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top