Pakualaman,
Yogyakarta - Personel Polsek Pakualaman Polresta Yogyakarta yang dipimpin
langsung oleh Kapolsek Pakualaman AKP Margono, S.H., M.A.P., melaksanakan
pengamanan kegiatan Lampah Ratri/Mubeng 1 Suro 1960 BE dalam rangka menyambut
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Tahun Baru Jawa 1960 Be, Selasa (16/06/2026)
malam hingga Rabu (17/06/2026) dini hari.
Kegiatan
yang berlangsung mulai pukul 23.50 WIB hingga 01.30 WIB tersebut
diselenggarakan oleh Puro Pakualaman dengan penanggung jawab K.P.H. Projo
Anggono selaku Penghageng Puro Pakualaman. Tradisi tahunan ini diikuti sekitar
500 peserta yang terdiri dari Abdi Dalem Puro Pakualaman serta masyarakat umum.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan Macapatan yang dilaksanakan secara internal di
lingkungan Puro Pakualaman, dilanjutkan pertunjukan Ringgit Suran (Wayang
Kulit) sebagai bagian dari tradisi menyambut datangnya Tahun Baru Jawa. Tepat
pukul 23.50 WIB, rombongan Lampah Ratri diberangkatkan untuk melakukan prosesi
mengelilingi kawasan Pakualaman sebelum kembali finis di Regol Barat Puro
Pakualaman.
Adapun
rute yang dilalui peserta dimulai dari Regol Barat Puro Pakualaman menuju Jalan
Sultan Agung, Jalan Bintaran Wetan, Jalan Surokarsan, Jalan Tamansiswa, kembali
ke Jalan Sultan Agung, Jalan Ki Mangunsarkoro, Simpang Empat Gayam, Jalan
Bausasran, Jalan Juminahan, Jalan Jagalan Beji, Jalan Sultan Agung, Jalan Baru
Sewandanan, Jalan Harjono, Jalan Purwanggan, Jalan Harjowinatan, dan kembali
berakhir di Regol Barat Puro Pakualaman.
Untuk
menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Polsek Pakualaman bersama unsur
pengamanan lainnya melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup di sepanjang
jalur yang dilalui peserta. Personel juga melakukan pengaturan arus lalu
lintas, pengamanan peserta, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat agar
seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek
Pakualaman AKP Margono, S.H., M.A.P., mengatakan bahwa Polri berkomitmen
memberikan pengamanan maksimal terhadap setiap kegiatan masyarakat, khususnya
tradisi budaya yang telah menjadi warisan dan identitas Yogyakarta.
"Tradisi
Lampah Ratri Mubeng 1 Suro merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki
nilai sejarah, spiritual, dan filosofi yang tinggi. Kehadiran Polri bersama
unsur pengamanan lainnya bertujuan memberikan rasa aman kepada seluruh peserta
dan masyarakat, sehingga prosesi dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan
khidmat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga
ketertiban serta menghormati nilai-nilai budaya yang menjadi kebanggaan Daerah
Istimewa Yogyakarta," ujar AKP Margono.
Tradisi
Lampah Ratri/Mubeng 1 Suro merupakan agenda budaya tahunan Kadipaten Puro
Pakualaman yang selalu diselenggarakan dalam menyambut Tahun Baru Islam dan
Tahun Baru Jawa. Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai budaya,
spiritual, serta kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga, sekaligus
memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dalam
mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Yogyakarta.
(Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment