Mergangsan,
Yogyakarta - Personel gabungan dari Polsek Mergangsan dan Polresta Yogyakarta
melakukan pengamanan pada puncak acara Peringatan Tanggap Warsa 1 Suro 1960
Jawa Saka Kerohanian Sapta Darma Tahun 2026 yang bertempat di Sanggar Candi
Sapta Rengga Surokarsan MG II/472, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan,
Kota Yogyakarta, pada Selasa (16/06/2026) malam mulai pukul 19.00 WIB.
Pengamanan
melekat di lokasi kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mergangsan, AKP Anar
Fuadi, S.H., M.I.P., guna memastikan seluruh rangkaian acara spiritual dan
budaya tersebut berjalan kondusif.
Agenda
rutin tahunan yang dimotori oleh Ketua Panitia Bapak Maryanto ini mengusung
tema "Dengan Kesucian Tanggap Warsa Kita Tingkatkan Mutu Rohani dan
Pengabdian Guna Memayu Hayu Bagya Bawana". Melalui momentum sarasehan ini,
warga Sapta Darma diharapkan dapat terus meningkatkan mutu spiritual dan
pengabdiannya kepada Allah Hyang Maha Kuasa, nusa, bangsa, serta alam sekitar
melalui pelestarian warisan budaya (cultural heritage).
Puncak
kemeriahan acara ditandai dengan Pagelaran Ringgit Purwa (Wayang Kulit) Semalam
Suntuk yang membawakan lakon "Darmaning Pancawala" oleh Dalang Ki
Anung Purdian Nugrohojati, S.Hum.
Ratusan
penonton yang terdiri dari warga sekitar, penghayat kepercayaan, serta tamu
undangan memadati area sanggar. Acara ini dihadiri oleh lintas instansi sipil
dan militer, di antaranya Kepala Kesbangpol Kota Yogyakarta, Kepala Balai
Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah DIY yang diwakili oleh Ibu Esti
Wuryansari, S.Ant., Ketua Persada Pusat, Bapak Naen Soeryono, S.H., M.H., Lurah
Wirogunan, Kapolsek Mergangsan, AKP Anar Fuadi, S.H., M.I.P., Serta
Bhabinkamtibmas Wirogunan Aipda Ervan Welis Saputra dan Babinsa.
Susunan
acara diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,
pembacaan Pancasila, hening doa, pembacaan Wewarah Tujuh dan Sesanti (ajaran
kerohanian Sapta Darma), serta uraian makna filosofis 1 Suro 1960 Jawa Saka.
Sebelum
dalang naik ke atas panggung, dilakukan prosesi simbolis penyerahan tokoh
wayang kulit oleh Staf Tuntunan Agung Kerohanian Sapta Darma kepada Dalang Ki
Anung Purdian Nugrohojati, S.Hum., sebagai tanda dimulainya pagelaran budaya
semalam suntuk.
Mengingat
pagelaran wayang kulit ini berlangsung hingga dini hari (semalam suntuk) dan
mendatangkan massa dalam jumlah banyak, Polsek Mergangsan mempertebal
pengamanan di area parkir kendaraan, sekitar panggung, dan jalur jalan
Surokarsan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti curanmor maupun
kemacetan jalur.
Kapolsek
Mergangsan AKP Anar Fuadi, S.H., M.I.P., memberikan apresiasi atas tingginya
kesadaran warga dalam menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
"Kami
dari Polsek Mergangsan dan Polresta Yogyakarta hadir untuk memastikan seluruh
tahapan Peringatan Tanggap Warsa 1 Suro rekan-rekan Sapta Darma ini berjalan
aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk mengawal
pergelaran wayang kulit semalam suntuk ini dari potensi gangguan kamtibmas.
Kami sangat mengapresiasi panitia dan seluruh warga masyarakat Mergangsan yang
telah bekerja sama menjaga situasi tetap kondusif, tertib, dan harmonis hingga acara
selesai pada esok paginya," pungkas AKP Anar Fuadi. (Humas Polsek
Mergangsan)


No comments:
Write comment