Thursday, 18 June 2026

Padukan Restorasi Budaya dan Aksi Jogo Kali Code, Polsek Mergangsan Amankan Merti Kampung Keparakan Lor

 


Mergangdsan, Yogyakarta - Semangat pelestarian warisan tradisi leluhur yang dikawinkan dengan aksi nyata penyelamatan lingkungan hidup berpadu indah di bantaran Sungai Code. Guna menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban salah satu agenda adat terbesar di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Keparakan, Aiptu Pitaya, bersama personel Polsek Mergangsan lainnya melaksanakan pengamanan pada rangkaian acara Malam Kenduri Suro dan Merti Kampung Keparakan Lor yang berlangsung selama dua hari berturut-turut pada tanggal 15–16 Juni 2026.

 

Perhelatan budaya tahunan yang berpusat di kompleks Balai RW 09 Keparakan Lor Nggirli (Pinggir Kali) Code, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta ini sukses menyedot perhatian ratusan warga setempat berkat pesan spiritual dan gerakan lingkungan hidup bertajuk Jogo Kali.

 

Pada hari pertama, Senin (15/06/2026) malam, acara berlangsung dengan sangat khidmat yang diawali melalui doa bersama serta mujahadah yang dipimpin oleh KH Muhammad Aissiry, S.Pd.I., M.Sn. Agenda malam pertama ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., MPP Mergangsan Suradi, M.Si., Lurah Keparakan Yusup Ahbari, S.T., Ketua Kampung Rusdi Arif, perwakilan LPMK, serta pengurus RT/RW setempat.

 

Dalam sambutannya, Wakil Walikota memberikan apresiasi tinggi atas tingginya modal sosial dan keguyuban warga Keparakan Lor.

 

“Kebersamaan dan gotong royong adalah modal utama kita dalam menyikapi persoalan ekonomi, sosial, hingga pendidikan demi kemajuan kampung. Melalui momen ini, antarwarga bisa saling mengenal lebih dekat. Jika ada tetangga yang anaknya putus sekolah, kita bisa langsung tahu apa masalahnya. Ini adalah momentum tepat untuk saling gandeng gendong dalam memajukan UMKM lokal,” tandas Wawan Harmawan.

 

Sebagai implementasi nyata filosofi Jogo Kali Code, acara dilanjutkan dengan prosesi unik berupa Larungan Udik-Udik di aliran sungai sebagai simbol rasa syukur dan tolak bala. Warga juga melakukan aksi ekologi dengan menebar ribuan benih ikan langsung ke aliran Kali Code demi menjaga ekosistem sungai, yang kemudian ditutup dengan prosesi Dahar Kembul (makan bersama beralas daun pisang di pinggir sungai) untuk mengikat tali persaudaraan.

 

Memasuki hari kedua pada Selasa (16/06/2026) siang mulai pukul 13.00 WIB, atmosfer kampung Keparakan Lor semakin meriah dengan digelarnya Gelar Budaya. Suasana semarak oleh lantunan alunan gamelan dari kelompok Ngudi Laras pimpinan Drs. H. Jangkung Yuwono, suguhan pentas tarian tradisional, kesenian Jathilan, serta Kirab Bergodo.

 

Kirab kebudayaan tersebut mengarak dua buah gunungan raksasa mengelilingi wilayah kampung :

 

1. Gunungan Lanang (Laki-laki): Berisi berbagai produk kerajinan tangan lokal unggulan khas hasil karya warga Keparakan.

2. Gunungan Wedok (Perempuan): Berisi aneka ragam hasil bumi, sayur-mayur, dan buah-buahan segar yang pada puncaknya diperebutkan oleh warga menggunakan nomor undian kupon gunungan.

 

Puncak Gelar Budaya ini dibuka resmi oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Pemberdayaan Kota Yogyakarta, Drs. Yunanto Dwi Sutono. Ia berpesan agar kegiatan budaya ini dipertahankan agar nilai-nilai luhur dapat diresapi oleh generasi muda. Senada, Lurah Keparakan Yusup Ahbari, S.T., menegaskan pentingnya restorasi budaya ini untuk membentengi tradisi dari gerusan derasnya teknologi informasi (IT).

 

Sementara itu, sesepuh Code, Harris Syarif Usman, melemparkan ide strategis ke depan agar Pemkot membentuk Relawan Jogo Kali untuk melakukan ronda kali berkala agar tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah ke sungai.

 

Mengingat lokasi kegiatan berada di pemukiman padat bantaran sungai dan jalur kirab sempat memakan sebagian badan jalan, jajaran Polsek Mergangsan melakukan pengamanan ketat di titik persimpangan rute dan area parkir penonton untuk mencegah kemacetan maupun kerawanan kriminalitas.

 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Keparakan, Aiptu Pitaya, menyampaikan kepuasannya atas sinergi yang ditunjukkan oleh Karang Taruna, PKK, Linmas, serta pengurus RT/RW dalam mengawal ketertiban jalannya acara selama dua hari penuh.

 

"Kami dari Polsek Mergangsan hadir untuk memberikan rasa aman yang maksimal, mengingat acara Merti Kampung Keparakan Lor ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pemkot dan melibatkan massa yang cukup besar di pinggir kali. Kami sangat mendukung perpaduan konsep adat dan pelestarian Kali Code ini. Melalui pengamanan terbuka dan tertutup yang kami lakukan, alhamdulillah seluruh rangkaian acara, mulai dari mujahadah, kirab bergodo, pentas jathilan, hingga pembagian kupon rebutan gunungan berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, dan kondusif," pungkas Aiptu Pitaya. (Humas Polsek Mergangsan)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top