Thursday, 18 June 2026

Dihadiri 15 Ribu Peserta, Polsek Kraton Bersama Polresta Yogyakarta Amankan Ritual Topo Bisu Mubeng Beteng

 


Kraton, Yogyakarta - Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh belasan ribu masyarakat yang memadati jantung budaya Kota Gudeg. Guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kekhusyukan jalannya ritual agung, Kapolsek Kraton, AKP Denis Efendi, S.H., beserta anggotanya dan personel gabungan Polresta Yogyakarta melaksanakan pengamanan penuh pada kegiatan Hajad Kawulo Dalem Lampah Budaya Mubeng Beteng pada Selasa (16/06/2026) malam hingga Rabu dini hari.

 

Prosesi sakral dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus Tahun Baru Jawa 1 Suro Jawa Be 1960 ini dipusatkan di KgD. Bangsal Ponconiti Kompleks Keben Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Agenda ini diikuti oleh sekitar 15.000 peserta yang terdiri dari jajaran Abdi Dalem serta warga masyarakat umum dari wilayah DIY maupun luar daerah.

 

Acara yang diinisiasi oleh Paguyuban Abdi Dalem Kaprajan dan didukung penuh oleh Kundha Kabudayan (Dinas Kebudayaan) DIY ini dihadiri oleh jajaran keluarga besar Kraton Yogyakarta dan unsur Forkopimda, antara lain GKR Mangkubumi, GKR Bendhara, KPH Purbodiningrat, dan KPH Yudhonegoro, Ketua Paguyuban Abdi Dalem Kaprajan sekaligus Penanggung Jawab Acara, KRT. Kusumonegoro, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., Mantri Pamong Praja Kraton, Drs. Sumargandi, dan Danramil 11/Kraton, Mayor CPM (K) Septi Rahmawati, S.H., M.H., Perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Ruli Andriadi, S.S., M.P.P. (Plt. Kepala Bidang Atlas).

 

Rangkaian upacara dimulai pukul 19.30 WIB dengan pembacaan Tembang Macapat dan doa bersama di Bangsal Ponconiti. Dalam sambutannya, Ruli Andriadi mengingatkan bahwa Lampah Budaya Mubeng Beteng kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang wajib dilestarikan bersama sebagai sarana refleksi penyucian diri.

 

GKR Mangkubumi yang hadir memberikan sambutan sekaligus melepas resmi keberangkatan peserta tepat pada pukul 00.00 WIB, mengajak seluruh warga untuk merenung dalam keheningan.

 

"Saya mengucapkan selamat Tahun Baru Jawa Be 1960, semoga kita semua diberikan berkah yang melimpah. Mari kita laksanakan laku Mubeng Beteng ini dengan sebaik-baiknya dan secara tertib, sembari menyelipkan doa terbaik untuk keselamatan Kraton, Ngarso Dalem, para Putro, Mantu, Wayah, Abdi Dalem, serta seluruh lapisan warga masyarakat," tutur GKR Mangkubumi sebelum ritual dimulai.

 

Tepat tengah malam, setelah doa pelepasan yang dipimpin oleh MW. Ngabdul Wahab, ribuan peserta memulai laku lampah topo bisu (berjalan kaki mengitari benteng tanpa mengeluarkan suara sedikit pun).

 

Iring-iringan massa yang berjalan tertib memadati rute yang telah ditentukan, Start: KgD. Bangsal Ponconiti - Keben - Jalan Alun-alun Utara, Melintasi Jalan H. Agus Salim - Jalan KH. Wahid Hasyim - Jalan Suryowijayan, Menyusuri Jalan MT. Haryono - Jalan Kolonel Sugiono - Jalan Brigjend Katamso, Menuju Jalan Ibu Ruswo - kembali ke Jalan Alun-alun Utara, Finish: Masuk kembali ke kompleks Keben Kraton Yogyakarta.

 

Tingginya kepadatan massa pada tahun ini dipicu oleh momentum Malam 1 Suro yang bertepatan dengan malam Jumat Kliwon serta masa liburan sekolah. Kondisi tersebut membuat jajaran kepolisian memperketat penjagaan di area Ring 1 Keben serta kantong-kantong parkir di sekitar Alun-alun guna mencegah gangguan kamtibmas seperti copet maupun kemacetan total.

 

Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel gabungan di lapangan difokuskan untuk menjaga kesucian dan ketenangan tradisi turun-temurun yang sudah ada sejak zaman Sultan Agung ini.

 

"Hajad Kawulo Dalem Mubeng Beteng ini merupakan bentuk refleksi spiritual masyarakat yang sangat kolosal. Mengingat jumlah peserta mencapai 15.000 orang, kami dari Polsek Kraton dibantu Polresta Yogyakarta dan unsur TNI serta instansi terkait dan relawan menempatkan personel di setiap persimpangan rute guna melakukan sterilisasi jalur dari kebisingan kendaraan bermotor agar laku topo bisu peserta tidak terganggu. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh Abdi Dalem, panitia, tim relawan, dan warga masyarakat yang telah menjaga ketertiban dari awal pembacaan macapat hingga massa membubarkan diri pada pukul 01.30 WIB. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan sangat aman, khidmat, dan kondusif," tutup AKP Denis Efendi. (Humas Polsek Kraton)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top