Gedongtengen, Yogyakarta -
Jajaran personel Polsek Gedongtengen Polresta Yogyakarta bergerak cepat
mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan terjadinya
kebakaran yang dipicu ledakan trafo listrik di Kampung Jogonegaran GT I/893 RT
46 RW 12, Kelurahan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta,
Rabu siang (03/06/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Gedongtengen AKP
Yulianto, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di atas
Pos Kamling RT 46. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula saat
terdengar suara ledakan cukup keras dari komponen trafo listrik yang berada di
atas pos kamling. Ledakan tersebut mengakibatkan kabel instalasi listrik putus
dan kemudian menyambar plafon kayu rumah milik Legowo (62), sehingga memicu
kebakaran.
Mendapat laporan kejadian,
personel Polsek Gedongtengen segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan
area dan membantu proses penanganan bersama unsur gabungan dari Dinas Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Tim Reaksi Cepat (TRC)
BPBD Kota Yogyakarta, serta petugas PLN.
Berkat kesigapan petugas
gabungan dan bantuan warga sekitar, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum
merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
Akibat kejadian itu, bagian
atap ruang tamu rumah milik Legowo mengalami kerusakan cukup serius pada
struktur kayu dan genting dengan luas sekitar 5 x 4 meter. Selain itu, sebanyak
15 unit KWH meter listrik milik warga sekitar dilaporkan mengalami kerusakan
akibat terbakar dan korsleting.
Musibah tersebut juga
mengakibatkan empat warga mengalami luka bakar akibat tersengat aliran listrik
saat kejadian berlangsung, yaitu Maria Diana Sari dan Susana, warga Jogonegaran
RT 46 RW 12 Sosromenduran, serta Angger (16), warga Jogonegaran RT 47 RW 12
Sosromenduran, dan Nara (16), warga Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Seluruh korban luka segera
mendapatkan penanganan medis, sementara petugas kepolisian bersama PLN
melakukan lokalisasi area guna memastikan tidak ada lagi potensi bahaya akibat
aliran listrik di sekitar lokasi kejadian.
AKP Yulianto mengapresiasi
kesigapan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan peristiwa tersebut serta
mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan
instalasi listrik.
"Kami mengapresiasi
kesigapan petugas pemadam kebakaran, BPBD, PLN, serta warga yang turut membantu
penanganan kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan
kepada pihak terkait apabila menemukan indikasi kerusakan instalasi listrik
guna mencegah terjadinya kebakaran maupun kecelakaan yang dapat membahayakan
keselamatan warga," ujarnya.
Sementara itu, Tim Reaksi
Cepat BPBD Kota Yogyakarta telah melakukan asesmen di lokasi dan menyerahkan
bantuan berupa satu lembar terpal kepada pemilik rumah untuk menutup bagian
atap yang rusak agar tidak mengalami kebocoran saat hujan.
Hingga proses penanganan
selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian
bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total
kerugian materiil akibat kejadian tersebut. (Humas Polsek Gedongtengen)


No comments:
Write comment