Danurejan,
Yogyakarta - Kawasan cagar budaya Malioboro sempat mengalami peningkatan
aktivitas massa saat ratusan mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan
aspirasinya. Guna menjamin keamanan objek vital serta kelancaran aktivitas
publik, jajaran personel gabungan dari Polresta Yogyakarta bersama Polsek Rayon
3 melakukan pengamanan ketat terhadap aksi longmarch yang digelar oleh Aliansi
Poros Keadilan Mahasiswa UII pada Senin (15/06/2026) siang.
Aksi
damai yang diikuti oleh sekitar 300 peserta ini bergerak dengan rute dari
kawasan Kotabaru menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Di tengah perjalanan,
massa sempat berhenti untuk menggelar orasi di depan Kantor DPRD DIY, Jalan
Malioboro, Kelurahan Suryatmajan, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, pada
pukul 12.25 WIB.
Di
bawah koordinasi lapangan oleh Muhammad Alamsyah, massa aksi tampak membawa
satu unit mobil komando, bendera bertuliskan Faculty of Law UII, serta
membentangkan sejumlah spanduk bernada kritik seperti "Poros Keadilan
Mahasiswa UII", "Vox Populi Vox Dei", dan "Hentikan
Militerisme di Ranah Sipil".
Melalui
pernyataan sikap yang dibacakan dari atas mobil komando, aliansi mahasiswa ini
menyuarakan beberapa poin tuntutan krusial, di antaranya Evaluasi program Makan
Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Penurunan harga
bahan bakar minyak (BBM) serta stabilitas harga kebutuhan pokok, Perbaikan tata
kelola fiskal dan sistem keuangan negara, Reformasi internal Polri dan
penolakan militerisme di ranah sipil, serta Peningkatan pola komunikasi publik oleh
jajaran pemerintah kepada masyarakat.
Setelah
berorasi selama kurang lebih 20 menit, massa membubarkan diri dari depan Kantor
DPRD DIY dengan tertib pada pukul 12.45 WIB, untuk kemudian melanjutkan
berjalan kaki menuju pusat Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Pelaksanaan
pengamanan di area Kantor DPRD DIY dipimpin langsung oleh Kapolsek Danurejan,
AKP Riki Heriyanto, S.H., dengan menerapkan pola pengamanan terbuka dan
tertutup guna mengantisipasi adanya penyusup maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Sementara
itu, seluruh kendali teknis dan pengawasan personel di lapangan berada di bawah
instruksi langsung Kapolresta Yogyakarta Kombes
Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya
untuk menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum, selama
dilakukan koridor hukum dan menjaga fasilitas publik.
"Aksi
penyampaian aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa UII ini murni terkait evaluasi
kebijakan pemerintah dan dinamika ekonomi nasional. Tugas kami di lapangan
adalah memastikan hak bersuara mereka terlindungi, sekaligus menjaga agar urat
nadi pariwisata dan arus lalu lintas di sepanjang koridor Jalan Malioboro tidak
macet total. Berkat koordinasi yang baik dengan koordinator lapangan aksi dan
kesiapsiagaan personel, peningkatan volume massa ini dapat dikendalikan dengan
baik. Seluruh rangkaian pengamanan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif
tanpa adanya insiden menonjol," pungkas Kapolsek Danurejan. (Humas Polsek
Danurejan)


No comments:
Write comment