Friday, 5 June 2026

Kanit Binmas Polsek Mergangsan Hadiri Sarasehan Penguatan Nilai Kesetiakawanan Sosial Berbasis Budaya Jawa

 


Mergangsan, Yogyakarta - Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kesetiakawanan sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern, Kanit Binmas Polsek Mergangsan Iptu Dewa Ayu Sri Maha Dewi mewakili Kapolsek menghadiri kegiatan Sarasehan Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan Melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa yang diselenggarakan di Pendopo Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Kamis pagi (04/06/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah, kepolisian, akademisi, praktisi sosial, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga. Sarasehan menjadi wadah dialog dan tukar gagasan mengenai pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi dalam membangun solidaritas sosial, memperkuat kohesi masyarakat, serta menghadapi tantangan modernisasi yang semakin kompleks.

 

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Dewa Ayu Sri Maha Dewi menyampaikan bahwa penguatan nilai-nilai sosial berbasis budaya harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ketahanan sosial masyarakat tidak hanya dibangun melalui aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga melalui penguatan karakter, moral, serta budaya gotong royong yang telah lama menjadi identitas bangsa Indonesia.

 

"Budaya Jawa mengandung nilai-nilai luhur seperti tepa selira, gotong royong, rasa hormat kepada sesama, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar masyarakat tidak kehilangan jati diri di tengah derasnya arus perubahan zaman," ujar Iptu Dewa Ayu Sri Maha Dewi.

 

Ia menambahkan bahwa budaya Jawa mengajarkan harmoni, empati, dan rasa handarbeni atau memiliki terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan sosial saat ini, mulai dari konflik sosial, kemiskinan, hingga menurunnya kepedulian antarwarga akibat berkembangnya pola hidup individualistik.

 

Menurutnya, restorasi sosial tidak hanya dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi dan budaya lokal, tetapi juga membangun kembali pola kehidupan masyarakat yang saling menghormati, saling membantu, serta menjaga keseimbangan dalam kehidupan bersama.

 

"Semangat gotong royong, musyawarah, dan solidaritas sosial yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia harus terus dirawat. Jangan sampai nilai-nilai tersebut tergerus oleh perkembangan teknologi maupun arus globalisasi yang cenderung mendorong sikap individualisme," tambahnya.

 

Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa budaya lokal merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, tangguh, dan sejahtera.  (Humas Polsek Mergangsan)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top