Kraton,
Yogyakarta - Kelurahan Kadipaten, Kemantren Kraton, resmi mewakili Kota
Yogyakarta dalam ajang Lomba Kelurahan Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Tahun 2026. Tahapan verifikasi dan penilaian lapangan oleh tim juri
dilaksanakan dengan meriah pada Kamis (11/6/2026) pagi mulai pukul 08.30 WIB di
Kantor Kelurahan Kadipaten.
Kedatangan
tim penilai disambut hangat oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Wirawan Hario Yudho, bersama Wakil Ketua
Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta, Siti Hafsah, serta jajaran perangkat
kelurahan, lembaga kemasyarakatan, dan warga setempat. Guna memastikan seluruh
rangkaian acara berjalan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kadipaten, Brigadir
Tisna H., beserta anggota Polsek Kraton lainya hadir langsung melaksanakan
pengamanan.
Verifikasi
lapangan ini menjadi panggung bagi Kelurahan Kadipaten untuk menunjukkan
capaian pembangunan, gotong royong warga, serta berbagai inovasi digital dan
budaya yang telah sukses dijalankan.
Tinjau
Langsung Potensi Wilayah dan Inovasi Unggulan
Setelah
melakukan pengecekan data administrasi di Kantor Kelurahan, tim juri evaluasi
lapangan langsung bergerak meninjau klaster potensi riil di tengah masyarakat.
Rute peninjauan meliputi Kelompok Tani Naga Asri, Dapur SPPG Roro Mendhut,
sentra kerajinan Batik Luwes Luwes, situs bersejarah Tetengger Markas Gerilya
SWK 101/III (Ngesengan RW 08), dan diakhiri dengan evaluasi di Warkop Konco
Lawas RW 09 Kadipaten.
Lurah
Kadipaten, Suparman, memaparkan sejumlah inovasi unggulan berbasis digital dan
pemberdayaan masyarakat yang dinilai langsung oleh tim juri, di antaranya:
Wiskawentar
(Wisata Kadipaten Wahana Seni, Ekonomi Kreatif, Budaya dan Tradisi): Sistem
promosi wisata digital berbasis pemindaian barcode di empat kampung.
SiKumbang
Mas: Aplikasi pelayanan partisipatif berbasis digital untuk menjaring usulan
pembangunan warga menuju forum Musrenbang.
Rimba
Kadipaten (Ruang Interaksi Masyarakat Lembaga Kadipaten): Ruang kolaborasi
khusus di kantor kelurahan untuk diskusi dan kegiatan sosial warga.
Pojok
Ngopi: Fasilitas penyediaan kopi dan teh gratis untuk menciptakan suasana
hangat saat warga berdialog dengan aparat kelurahan.
Keberagaman
inovasi ini, ditambah eksistensi sentra oleh-oleh Jalan Rotowijayan, pertokoan
Jalan Ngasem, serta pelestarian tradisi Jamasan Tosan Aji di Dalem Kaneman,
mendapat apresiasi positif dari Sekretaris DPMK2PS DIY, Rini Sri Wahyuni, yang
bertindak sebagai salah satu tim penilai.
Sinergitas
Aparat Kawal Kelancaran Acara
Di
akhir kegiatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kadipaten, Brigadir Tisna H., mewakili
Kapolsek menyampaikan rasa syukur atas kompaknya seluruh elemen masyarakat
dalam menyambut agenda penting ini.
"Kami
selaku pengemban fungsi kamtibmas di wilayah Kelurahan Kadipaten mengapresiasi
tinggi kerja keras warga dan kelurahan. Selama proses penyambutan hingga tim
juri bergerak melakukan verifikasi faktual di lapangan mulai dari kelompok
tani, situs sejarah, hingga titik warkop seluruh rangkaian kegiatan berlangsung
dengan sangat aman, tertib, dan lancar tanpa kendala. Sinergitas gotong royong
seperti ini harus terus kita pertahankan," pungkas Brigadir Tisna H.
(Humas Polsek Kraton)


No comments:
Write comment