Monday, 15 June 2026

Peringati HUT ke-79 Pemkot Jogja, Ribuan Jemaah Padati Mandala Krida Ikuti Ngaji Bareng Gus Iqdam

 


Pengamanan berlapis skala besar dikerahkan untuk mengawal jalannya kegiatan keagamaan akbar di pusat Kota Yogyakarta. Personel gabungan yang terdiri dari Polresta Yogyakarta beserta jajaran Polsek, Satpol PP, Linmas, serta forum Jaga Warga dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Yogyakarta Kompol Sumanto mengamankan jalannya Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta pada Minggu (14/06/2026) malam.

 

Acara yang dipusatkan di area Parkir Barat Stadion Mandala Krida ini menghadirkan penceramah kondang asal Blitar, Jawa Timur, yakni KH. Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Magnet dakwahnya yang kuat berhasil menyedot perhatian hingga ribuan jemaah dari wilayah Yogyakarta maupun luar daerah memadati lokasi sejak sore hari.

 

Agenda akbar yang mengusung tema "Ngaji Roso, Ngaji Makna, Menata Hati, Menguatkan Iman, dan Membangun Generasi Muda Kota Yogyakarta yang Unggul dan Berakhlak Mulia" ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Hermawan.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Hasto Wardoyo menekankan bahwa arah pembangunan Kota Yogyakarta tidak melulu bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan jauh lebih menitikberatkan pada pembangunan karakter manusianya.

 

"Kota Yogyakarta tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, modal utama kami adalah sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pembangunan karakter yang berakhlak mulia menjadi sangat penting. Kami memegang prinsip berdakwah yang zero conflict (tanpa konflik) agar kita bisa maju bersama," ujar Hasto Wardoyo.

 

Ia juga mengaitkan esensi pengajian ini dengan visi HUT ke-79 Pemkot, yaitu ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), seraya mengajak ribuan jemaah yang hadir untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan fasilitas publik selama dan sesudah acara berlangsung.

 

Dalam tausiyahnya yang interaktif dan penuh kesejukan, Gus Iqdam mengajak seluruh jemaah dan jajaran birokrasi untuk memaknai momentum hari jadi kota ini sebagai ruang refleksi untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah dikaruniakan Allah SWT.

 

Menurut pengasuh Majelis Sabilu Taubah tersebut, keputusan Pemkot Yogyakarta memanfaatkan ruang terbuka publik untuk syiar agama merupakan wujud tingkatan syukur yang sangat tinggi.

 

"Menggunakan nikmat dan fasilitas untuk sesuatu yang dicintai Allah itu adalah hakikat syukur. Ketika nikmat disyukuri dengan benar, maka Allah pasti akan menambah keberkahan kota ini. Namun, program kebaikan tidak bisa dijalankan sendiri oleh pemerintah. Harus ada sinergi yang kokoh antara Umara (pemerintah), Ulama, dan seluruh elemen masyarakat agar mendapat rida Allah," tutur Gus Iqdam dalam petikan ceramahnya.

 

Mengingat volume massa yang mencapai ribuan orang dan berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan semu Stadion Mandala Krida, personel gabungan melakukan penyekatan jalur, pengaturan kantong parkir, serta pengamanan ketat di area panggung utama.

 

Hingga Gus Iqdam menutup ceramahnya dengan doa bersama dan para jemaat membubarkan diri dengan tertib, seluruh rangkaian acara memperingati HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta ini dilaporkan berjalan dengan sangat aman, lancar, khidmat, dan kondusif. (Humas Polresta Yogyakarta)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top