Gedongtengen, Yogyakarta -
Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan
ibadah, jajaran kepolisian terus mengintensifkan sinergitas pengamanan berbasis
masyarakat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pringgokusuman Polsek Gedongtengen,
Bripka Bayu Widhiharso, berkolaborasi dengan personel Jaga Warga Kelurahan
Pringgokusuman menggelar pemantauan wilayah secara langsung pada Sabtu
(13/06/2026) sore.
Aksi pemantauan dan
pengamanan terpadu ini dipusatkan di Kompleks Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak
Bercela, Jalan Kumetiran Nomor 13, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren
Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Petugas mengawal jalannya ibadah Misa sore serta
perayaan Ekaristi yang diikuti oleh ratusan jemaat setempat.
Kehadiran Bhabinkamtibmas
yang berjalan beriringan dengan personel Jaga Warga ini merupakan wujud nyata
implementasi komitmen Polri dalam menjaga toleransi antarumat beragama,
sekaligus memastikan siskamling di sekitar area rumah ibadah tetap kondusif.
Selain berjaga di depan
gerbang pintu masuk gereja, petugas gabungan juga membantu pengaturan arus lalu
lintas di penggal Jalan Kumetiran serta menata area kantong parkir kendaraan
guna mengantisipasi terjadinya kemacetan maupun potensi tindakan kriminalitas
seperti curanmor.
Di sela-sela pemantauan
kegiatan ibadah, Bripka Bayu Widhiharso menyampaikan bahwa kerja sama dengan
unsur Jaga Warga terbukti sangat efektif dalam mendeteksi dini setiap potensi
kerawanan wilayah.
"Sinergitas antara
Bhabinkamtibmas dan Jaga Warga Pringgokusuman sore ini bertujuan untuk
memberikan jaminan keamanan serta kekhusyukan bagi seluruh jemaat yang sedang
melaksanakan Misa dan perayaan Ekaristi. Kami mengimbau kepada warga dan jemaat
untuk tetap saling menjaga kewaspadaan lingkungan. Apabila melihat hal-hal yang
mencurigakan, segera koordinasikan dengan petugas di lapangan," urai
Bripka Bayu Widhiharso. Hingga seluruh rangkaian prosesi Misa selesai
dilaksanakan, situasi di lokasi terpantau berjalan dengan sangat aman, tertib,
lancar, dan kondusif. (Humas Polsek Gedongtengen)


No comments:
Write comment