Kraton,
Yogyakarta - Dalam rangka mengawal kegiatan masyarakat sekaligus mendukung
pengembangan potensi lokal, jajaran Polsek Kraton Polresta Yogyakarta
melaksanakan pengamanan kegiatan "Baksos & Bazar Jamu Wellness
2026". Kegiatan yang mengusung tema "Urgensi Kompetensi Jamu Wellness
dari Mengakar Budaya hingga Mendunia" ini berlangsung di kompleks Kagungan
Dalem (KgD) Sasono Hinggil Dwi Abad, Alun-Alun Selatan, Kraton, Kota
Yogyakarta, pada Minggu (14/06/2026) sejak pukul 06.00 WIB.
Pengamanan
di lapangan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Kraton, Iptu Zainudin.
Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian
acara, yang memadukan unsur edukasi kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif,
dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Agenda
bernuansa tradisional modern ini berada di bawah tanggung jawab Bapak Sriyono
selaku Ketua Panitia. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting,
perwakilan instansi pembina UMKM, serta pakar kesehatan, di antaranya Deputi 2
Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jakarta, Dra. Diah Tjahjonowati,
Dr. Gregorius Anung T., M.P.H., Yuna Pancawati, S.E., S.I. dan segenap tamu
undangan dan puluhan pelaku UMKM jamu Yogyakarta.
Rangkaian
acara diawali dengan proses registrasi peserta sejak pagi buta, dilanjutkan
pembukaan oleh pembawa acara, dan serangkaian sambutan. Salah satu momen ikonik
dalam kegiatan ini terjadi pada pukul 08.31 WIB, di mana seluruh pejabat, tamu
undangan, dan masyarakat yang hadir melakukan aksi gerakan minum jamu bersama
sebagai simbol pembudayaan hidup sehat.
Dalam
sambutannya, Ketua Panitia Bapak Sriyono menegaskan bahwa jamu bukan sekadar
minuman tradisional biasa, melainkan warisan budaya luhur bangsa yang sarat
akan kearifan lokal. Saat ini, lewat tangan kreatif para pelaku UMKM, jamu
telah bertransformasi menjadi produk modern, higienis, dan berdaya saing tinggi
tanpa menghilangkan khasiat aslinya.
Ia
juga menambahkan bahwa pemerintah melalui BPOM berkomitmen penuh memberikan
kemudahan legalitas seperti Nomor Izin Edar dan sertifikasi agar obat
tradisional lokal mampu bersaing di kancah internasional.
"Kita
berharap jamu tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga
mampu menembus pasar global. Melalui acara ini, mari kita jadikan momentum
untuk terus berinovasi, memperbaiki kemasan, serta memperluas jaringan
pemasaran digital demi peningkatan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya
bangsa," urai Sriyono.
Usai
seremonial pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan baksos serta bazar yang
diikuti oleh sedikitnya 30 stan UMKM Jamu terkemuka. Stan-stan tersebut
memamerkan aneka racikan herbal orisinal hingga produk siap minum yang dikemas
secara kekinian.
Kanit
Binmas Polsek Kraton Iptu Zainudin memberikan apresiasi tinggi atas
terselenggaranya kegiatan yang sarat akan nilai edukasi ini. "Kegiatan
baksos dan bazar jamu ini ditempatkan di area parkir sisi barat Sasono Hinggil
dengan melibatkan 30 pelaku UMKM Jamu. Kehadiran kami di lapangan adalah untuk
menjamin kenyamanan para pengunjung bazar serta kelancaran arus lalu lintas di
sekitar Alun-Alun Selatan. Agenda ini sangat positif karena bertujuan
mengedukasi pemahaman masyarakat tentang manfaat jamu dan peran pentingnya
dalam konsep wellness (kebugaran) modern," jelas Iptu Zainudin.
Berkat
kedisiplinan para peserta dan ploting keamanan yang tepat dari personel Polsek
Kraton, seluruh rangkaian kegiatan dari pagi hingga siang hari terpantau
berjalan dengan sangat aman, tertib, lancar, dan kondusif. (Humas Polsek
Kraton)


No comments:
Write comment