Wirobrajan, Yogyakarta - Kapolsek Wirobrajan yang
diwakili Iptu Tavif H bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirobrajan Aiptu
Sumaryanto, S.H. menghadiri perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Wirobrajan di SD Negeri Tamansari 1
Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).
Mengusung tema "Jogo Bocahe Rukun Wargane",
kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama dalam
mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak melalui kolaborasi
antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai unsur terkait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab dan kampanye
bendera dari Kantor Kelurahan Wirobrajan menuju SD Negeri Tamansari 1
Yogyakarta. Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan
drumband, Senam Anak Indonesia Sehat, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia
Raya, serta berbagai pertunjukan seni dari anak-anak dan masyarakat Wirobrajan.
Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan talkshow,
permainan edukatif, workshop, stan pelayanan dan edukasi, UMKM lokal, serta
berbagai aktivitas yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain,
dan berkreasi.
Dalam sambutannya, Mantri Pamong Praja Kemantren
Wirobrajan Rahmi Anggraini, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa peringatan Hari
Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi
seluruh elemen masyarakat untuk memenuhi hak anak dan memberikan perlindungan
secara optimal.
Masyarakat juga diajak memperkuat budaya "Jogo
Bocahe Rukun Wargane", yakni saling menjaga, saling mengingatkan, dan
saling peduli terhadap anak-anak di lingkungan sekitar. Perlindungan anak
merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran keluarga, sekolah,
pemerintah, Jaga Warga, Forum Anak, serta seluruh masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut yakni
peluncuran Kampanye "Jogo Bocahe Rukun Wargane" sebagai bagian dari
upaya perlindungan anak melalui penerapan pembatasan jam malam anak. Kampanye
tersebut mengajak orang tua dan masyarakat untuk memastikan anak-anak telah
berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB guna mencegah anak menjadi korban
maupun terlibat dalam kejahatan jalanan serta berbagai pergaulan yang berisiko.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Pengukuhan
Dewan Kelurahan Layak Anak (DEKELANA) Kelurahan Wirobrajan yang dipimpin oleh
Lurah Wirobrajan Seno Wibowo, S.H., M.I.P. Kegiatan dilanjutkan dengan
pembacaan komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya "Anak Wirobrajan
Sehat", yang mencakup pemenuhan hak anak, peningkatan kualitas kesehatan,
pencegahan stunting dan anemia, serta perlindungan anak dari berbagai risiko
sosial.
Sebagai simbol kebersamaan, para tamu undangan dan
perwakilan masyarakat mengikuti prosesi handstamp bertajuk "Anakku,
Anakmu, Anak Kita Bersama". Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan
flashmob yang dipandu oleh Forum Anak Wirobrajan (FAN WB), dilanjutkan dengan
aktivitas pada berbagai stan pelayanan, edukasi, permainan anak, dan workshop.
Iptu Tavif menyampaikan bahwa perlindungan anak
membutuhkan kepedulian seluruh pihak, khususnya keluarga dan lingkungan tempat
anak tumbuh dan berkembang.
"Anak-anak merupakan generasi penerus yang harus
kita jaga bersama. Kami mengajak para orang tua untuk selalu memberikan
pengawasan dan perhatian terhadap aktivitas anak, termasuk memastikan anak
sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB. Mari bersama-sama menciptakan
lingkungan yang aman dan nyaman agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang
dengan baik serta terhindar dari kejahatan jalanan maupun pengaruh negatif
lainnya," ujar Iptu Tavif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu saling
mengingatkan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan
keamanan atau situasi yang dapat membahayakan anak-anak di lingkungan sekitar. (Humas Polsek Wirobrajan)


No comments:
Write comment