Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan
kondusif selama rangkaian kegiatan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XXI 2026,
Kapolsek Gondomanan AKP Basungkawa, S.H., M.H., menempatkan personel pengamanan
di lokasi kegiatan, tepatnya di Kampung Ketandan, Jalan Kemantren Gondomanan,
Kota Yogyakarta, Kamis sore (26/2/2026).
Kegiatan budaya tahunan yang mengusung tema “Warisan
Budaya, Kekuatan Bangsa” tersebut diselenggarakan oleh Jogja Chinese Art &
Culture Centre dalam rangka Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (Tahun Kuda
Api). Ketua Umum Panitia PBTY XXI 2026, Jimmy Sutanto, bertindak sebagai
penanggung jawab kegiatan.
PBTY XXI Tahun 2026 dilaksanakan mulai 25 Februari hingga
5 Maret 2026, terbuka untuk umum dan gratis setiap hari pukul 17.00–22.00 WIB. Beberapa
kegiatan yang digelar antara lain, Pameran Rumah Budaya, Wayang Potehi, Fun Run
5,5K, Gamelan TK Suryatmajan, Pentas seni tari dan menyanyi solo, Atraksi
Barongsai, Wushu Performance dan berbagai pertunjukan seni dari sanggar tari
dan komunitas budaya.
Adapun rute Fun Run 5,5K dimulai dari Jalan Suryatmajan
depan Gedung Kepatihan – Jalan Malioboro – Jalan Senopati – Jalan Suryotomo –
Jalan Mataram – Jalan Abu Bakar Ali – Jalan Sudirman – Jalan Mangkubumi – Jalan
Kleringan bawah dan atas – kembali ke Jalan Malioboro – finis di Jalan
Suryatmajan.
Secara umum, kegiatan PBTY merupakan agenda budaya
tahunan yang bersifat positif, edukatif, dan inklusif. Kegiatan ini menjadi
sarana memperkuat nilai toleransi, kebhinekaan, serta akulturasi budaya
Tionghoa dengan budaya lokal Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini turut
berkontribusi dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,
khususnya pelaku UMKM di kawasan Malioboro dan Kampung Ketandan.
Dari aspek kamtibmas, kegiatan tergolong kondusif dan
telah rutin dilaksanakan tanpa adanya konflik sosial yang menonjol. Namun
demikian, dengan tingginya antusiasme masyarakat dan estimasi pengunjung
mencapai ribuan per hari, khususnya pada akhir pekan dan saat Karnaval Budaya,
tetap diperlukan pengamanan optimal guna mengantisipasi kepadatan massa,
kemacetan arus lalu lintas, serta potensi tindak kriminalitas konvensional
seperti pencopetan dan kehilangan barang.
Berdasarkan pemantauan dan evaluasi kegiatan sebelumnya,
kepadatan diperkirakan terjadi di kawasan Kampung Ketandan, Jalan Malioboro,
dan Titik Nol Kilometer. Oleh karena itu, Polsek Gondomanan bersama unsur
pengamanan lainnya melaksanakan pengamanan terpadu dan berkelanjutan.
Secara umum, rangkaian kegiatan PBTY XXI Tahun 2026
hingga saat ini berjalan aman, tertib, dan terkendali serta mendapat dukungan
dari pemerintah daerah dan masyarakat. Diharapkan sinergi antara aparat
keamanan, panitia, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga hingga
seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. (Humas Polsek Gondomanan)


No comments:
Write comment