Hujan yang mengguyur wilayah Kraton tidak menyurutkan
semangat jamaah untuk memenuhi Masjid Margo Yuwono, Panembahan, pada Selasa
malam (24/02/2026). Kegiatan Safari Tarawih Ramadan 1447 H ini dihadiri oleh
jajaran lengkap Forkopimda Kota Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Walikota
dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K). Kehadiran rombongan besar yang mencakup anggota
DPR, kepala dinas, pimpinan RSUD, hingga jajaran Forkopimtren Kraton disambut
hangat oleh pengurus masjid dan warga sekitar dalam suasana yang penuh
kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Walikota Hasto memberikan apresiasi
atas antusiasme jamaah serta keteladanan takmir masjid, Bapak Haji Sunuharjo,
yang tetap bugar melayani umat meski telah memasuki usia 76 tahun.
Walikota juga memanfaatkan momentum tersebut untuk
menyisipkan pesan mengenai lingkungan melalui gerakan "Mas Jos" atau
Masyarakat Jogja Olah Sampah. Melalui pantun yang jenaka, beliau mengajak
jemaah menerapkan lima langkah nyata dalam keseharian, mulai dari memilah
sampah, menyalurkan anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik,
menghabiskan makanan, hingga membiasakan penggunaan wadah berulang.
Sejalan dengan prinsip kebersihan sebagai bagian dari
iman, beliau menekankan bahwa puasa harus berdampak pada kebersihan fisik
maupun kesucian jiwa secara lahir dan batin.
Sebagai seorang dokter, dr. Hasto juga memaparkan manfaat
kesehatan dari ibadah puasa berdasarkan tinjauan medis. Beliau menjelaskan
bahwa puasa selama 8 jam memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk
beristirahat secara optimal. Berdasarkan penelitian, sepuluh hari pertama puasa
berperan besar dalam proses detoksifikasi atau pembuangan racun dari dalam
tubuh, sementara sepuluh hari terakhir merupakan masa yang penuh dengan
keberkahan bagi mereka yang menjalankannya dengan sungguh-sungguh.
Di sisi keamanan, Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, S.H.,
turut memberikan arahan kepada para orang tua agar memperketat pengawasan
terhadap aktivitas putra-putri mereka selama bulan suci ini. Beliau meminta warga
untuk lebih waspada pada jam-jam rawan, khususnya setelah salat Tarawih hingga
waktu sahur, guna memastikan anak-anak tidak terlibat dalam aksi negatif
seperti perang sarung, bermain petasan, maupun balap liar. Langkah antisipasi
ini diambil agar kekhusyukan ibadah Ramadan di wilayah Kraton tetap terjaga
dalam kondisi yang aman dan nyaman.
Sebagai sarana pendukung ketertiban, AKP Denis juga
mensosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara
cepat dan gratis. Warga didorong untuk segera melapor jika menemukan indikasi
gangguan keamanan di lingkungannya agar dapat ditindaklanjuti secara instan
oleh personel Polsek Kraton. (Humas
Polsek Kraton)


No comments:
Write comment