Polsek Pakualaman Polresta
Yogyakarta melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan budaya bertajuk “Getar
Gunungketur Nyawiji Tumbuhkan Ruang Inklusi” (GENTARI) yang digelar di Museum
Jenderal Sudirman, Gunungketur, Pakualaman, Yogyakarta, pada Sabtu sore
(22/11/2025).
Kegiatan budaya yang digagas
oleh Kelurahan Gunungketur dengan penanggung jawab Lurah Sunarni, S.M., M.M.,
ini mendapat perhatian luas dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Hal tersebut terlihat dari banyaknya tamu undangan serta tokoh yang hadir
memberikan dukungan.
Turut hadir dalam kesempatan
tersebut GKBRAA Paku Alam, Wali Kota Yogyakarta, Ketua Komisi A DPRD Kota
Yogyakarta, serta para kepala dinas di lingkungan Pemkot Yogyakarta, meliputi
Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian
Koperasi UKM, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DP3AP2KB, serta Dinas
Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.
Dari unsur pemerintahan
lainnya, tampak hadir Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kepala Bagian Kesra
Setda Kota Yogyakarta, serta Kepala Balakmusmonpus. Tidak ketinggalan, unsur
Forkopimtren Pakualaman juga turut mendukung penuh kegiatan ini, di antaranya
Mantri Pamong Praja dan Mantri Anom Kemantren Pakualaman, Kapolsek Pakualaman
AKP Margono, S.H., M.A.P., Danramil Pakualaman, Kepala KUA, Kepala UPT
Puskesmas Pakualaman, Lurah Gunungketur, Lurah Purwokinanti, serta para Kepala
Jawatan Kemantren Pakualaman.
Dukungan masyarakat semakin
terlihat dengan kehadiran Ketua LPMK, Ketua TP PKK Kemantren dan Kelurahan, Ketua
FKS, Ketua Kampung dan RW se-Kelurahan Gunungketur, Direktur KRKB Gembira Loka,
para transporter, Ketua Forum Anak, Forum Kampung Baca, Kwarcab Kota
Yogyakarta, serta jajaran karyawan Kelurahan Gunungketur.
Kapolsek Pakualaman, AKP
Margono, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri bertujuan
memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib. Menurutnya, GENTARI
merupakan inisiatif positif yang mendorong kohesi sosial dan ruang inklusif
bagi warga, terlebih kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan
peserta sekitar 100 orang. Kegiatan GENTARI dijadwalkan berlangsung selama dua
hari, mulai 22 hingga 23 November 2025.
Hingga berita ini diterbitkan,
pelaksanaan pembukaan kegiatan budaya GENTARI berjalan aman, tertib, dan
lancar. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi
kunci suksesnya agenda budaya yang mengangkat semangat persatuan “Nyawiji”
tersebut. (Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment