Thursday, 12 March 2026

Viral Keributan di Halte Trans Jogja Ngabean, Polisi Sebut Dipicu Senggolan dan Terindikasi Melibatkan ODGJ

 


Personel Polsek Ngampilan melakukan penelusuran terkait video viral yang memperlihatkan aksi cekcok antara seorang pelajar dengan seorang pria di sebuah halte bus Trans Jogja, Rabu siang (11/3/2026). Keributan tersebut diketahui terjadi di Selter Trans Jogja Terminal Ngabean, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta.

 

Pihak kepolisian telah mengonfirmasi kejadian tersebut dengan memeriksa tiga orang saksi yang merupakan karyawan bus Trans Jogja di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan para saksi, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat keduanya hendak menaiki bus jalur 8.

 

PS Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa pertikaian tersebut dipicu oleh persinggungan fisik (senggolan) saat keduanya akan memasuki bus. Hal tersebut memicu amarah hingga terjadi adu mulut yang menarik perhatian warga sekitar.

 

"Kejadian tersebut dilihat oleh salah satu karyawan dan kemudian dilerai bersama warga sekitar. Setelah situasi mereda, pelajar tersebut melanjutkan perjalanannya menggunakan bus, sementara pria yang terlibat keributan pergi berjalan kaki ke arah selatan," ujar Ipda Anton saat dikonfirmasi, Rabu siang.

 

Berdasarkan pendalaman informasi dari warga di sekitar Terminal Ngabean, pria yang terlibat keributan dengan pelajar tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau individu dengan keterbatasan mental. Warga menyebutkan bahwa pria tersebut memang sering terlihat beraktivitas di sekitar kawasan terminal.

 

Identifikasi ini menjadi catatan bagi pihak kepolisian dalam menangani dampak sosial dari video yang terlanjur beredar luas di media sosial, guna memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat mengenai latar belakang peristiwa tersebut.

 

Guna mencegah terulangnya kejadian serupa serta memberikan rasa aman bagi para pengguna transportasi publik, Polsek Ngampilan akan melakukan langkah-langkah preventif di lapangan.

 

"Sebagai langkah antisipasi, Polsek Ngampilan akan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, terutama saat kepulangan anak sekolah di halte-halte bus Trans Jogja. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada petugas jika menemui kendala atau gangguan ketertiban di area publik," pungkas Ipda Anton.

 

Situasi di Terminal Ngabean terpantau kembali kondusif pasca-kejadian tersebut, dan layanan transportasi publik tetap berjalan normal seperti biasa. (Humas Polresta Yogyakarta)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top