Personel Polsek Ngampilan
melakukan penelusuran terkait video viral yang memperlihatkan aksi cekcok
antara seorang pelajar dengan seorang pria di sebuah halte bus Trans Jogja,
Rabu siang (11/3/2026). Keributan tersebut diketahui terjadi di Selter Trans
Jogja Terminal Ngabean, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta.
Pihak kepolisian telah
mengonfirmasi kejadian tersebut dengan memeriksa tiga orang saksi yang
merupakan karyawan bus Trans Jogja di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan
para saksi, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat keduanya hendak
menaiki bus jalur 8.
PS Kasihumas Polresta
Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa pertikaian tersebut
dipicu oleh persinggungan fisik (senggolan) saat keduanya akan memasuki bus.
Hal tersebut memicu amarah hingga terjadi adu mulut yang menarik perhatian
warga sekitar.
"Kejadian tersebut
dilihat oleh salah satu karyawan dan kemudian dilerai bersama warga sekitar.
Setelah situasi mereda, pelajar tersebut melanjutkan perjalanannya menggunakan
bus, sementara pria yang terlibat keributan pergi berjalan kaki ke arah
selatan," ujar Ipda Anton saat dikonfirmasi, Rabu siang.
Berdasarkan pendalaman
informasi dari warga di sekitar Terminal Ngabean, pria yang terlibat keributan
dengan pelajar tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau
individu dengan keterbatasan mental. Warga menyebutkan bahwa pria tersebut
memang sering terlihat beraktivitas di sekitar kawasan terminal.
Identifikasi ini menjadi
catatan bagi pihak kepolisian dalam menangani dampak sosial dari video yang
terlanjur beredar luas di media sosial, guna memberikan pemahaman yang tepat
kepada masyarakat mengenai latar belakang peristiwa tersebut.
Guna mencegah terulangnya
kejadian serupa serta memberikan rasa aman bagi para pengguna transportasi
publik, Polsek Ngampilan akan melakukan langkah-langkah preventif di lapangan.
"Sebagai langkah
antisipasi, Polsek Ngampilan akan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam
rawan, terutama saat kepulangan anak sekolah di halte-halte bus Trans Jogja.
Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada
petugas jika menemui kendala atau gangguan ketertiban di area publik,"
pungkas Ipda Anton.
Situasi di Terminal Ngabean
terpantau kembali kondusif pasca-kejadian tersebut, dan layanan transportasi
publik tetap berjalan normal seperti biasa. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment