Wednesday, 11 March 2026

Kapolsek Mantrijeron Hadiri Safari Tarawih Pemkot Yogyakarta di Masjid Sutan Sulaiman

 


Kapolsek Mantrijeron Mujiyanto beserta anggota menghadiri sekaligus melaksanakan pengamanan kegiatan Safari Tarawih Ramadan di Masjid Sutan Sulaiman Gedongkiwo, Selasa malam (10/3/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Hasto Wardoyo.

 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Yogyakarta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Yogyakarta yang memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

 

Hasto menargetkan seluruh depo sampah di Kota Yogyakarta sudah bersih dari tumpukan sampah sebelum Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman, termasuk saat melaksanakan salat Ied.

 

“Target kami sebelum Idul Fitri nanti depo-depo sampah sudah bersih dari tumpukan sampah. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan salat Ied dan merayakan Lebaran di Kota Yogyakarta dengan rasa nyaman,” ujar Hasto di hadapan para jamaah.

 

Untuk mencapai target tersebut, masyarakat diajak berperan aktif dalam pengelolaan sampah melalui gerakan lima langkah Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah). Program ini merupakan upaya Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengurangi volume sampah dengan cara mengolah sampah langsung dari sumbernya.

 

Melalui gerakan tersebut, warga diharapkan dapat memilah, mengolah, serta memanfaatkan kembali sampah rumah tangga sehingga tidak seluruhnya berakhir di depo atau tempat pembuangan akhir. Dengan keterlibatan masyarakat, persoalan sampah di Kota Yogyakarta diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Sutan Sulaiman Mohammad Santosa menyambut baik kegiatan Safari Tarawih yang digelar pemerintah. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

 

Santosa juga menceritakan sejarah singkat berdirinya Masjid Sutan Sulaiman. Ia menjelaskan bahwa awalnya bangunan tersebut hanya berupa musala kecil yang digunakan warga sekitar untuk salat berjamaah. Namun pada masa pandemi COVID-19, banyak jamaah yang tidak dapat melaksanakan salat Jumat di masjid sekitar akibat pembatasan kegiatan keagamaan. Kondisi tersebut mendorong pengurus dan masyarakat untuk meningkatkan status musala menjadi masjid agar dapat digunakan untuk pelaksanaan salat Jumat.

 

“Karena saat pandemi banyak jamaah yang tidak bisa melaksanakan salat Jumat di masjid sekitar, akhirnya kami bersama masyarakat berinisiatif mengubah musala ini menjadi masjid,” ujarnya.

 

Dengan dukungan swadaya masyarakat serta kerja sama para pengurus, proses perubahan tersebut akhirnya terwujud dan Masjid Sutan Sulaiman resmi beroperasi sebagai masjid pada tahun 2020. Hingga kini masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus kegiatan sosial masyarakat di wilayah Gedongkiwo.

 

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Mantrijeron AKP Mujiyanto mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan seperti pencurian rumah kosong maupun curanmor.

 

Kapolsek juga mengajak warga untuk mengaktifkan kembali kegiatan siskamling serta mempererat silaturahmi antarwarga agar lingkungan tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Selain itu, masyarakat yang akan mudik diimbau untuk melapor kepada pengurus RT/RW atau Polsek setempat serta memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik.

 

Ia juga mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak, terutama agar tidak menyalakan petasan, melakukan perang sarung, ataupun berkumpul hingga larut malam setelah salat tarawih maupun setelah salat Subuh.

 

Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, Kapolsek mengimbau agar segera melaporkannya melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

 

Kegiatan Safari Tarawih tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan untuk mendukung operasional masjid. Bantuan yang diberikan antara lain dari Pemerintah Kota Yogyakarta sebesar Rp10 juta, Bank Jogja sebesar Rp2 juta, BAZNAS Kota Yogyakarta sebesar Rp2 juta, serta dari PD Jogjatama Visesha sebesar Rp1 juta. Selain itu juga diserahkan bantuan sembako bagi enam warga di wilayah Kemantren Mantrijeron.

 

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Sutan Sulaiman serta meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah selama bulan Ramadan. (Humas Polsek Mantrijeron)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top