Kawasan jantung Kota
Yogyakarta kembali semarak dengan digelarnya Malioboro Imlek Carnival sebagai
bagian dari rangkaian Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI Tahun 2026.
Guna menjamin kelancaran ajang tahunan yang spektakuler ini, Kapolsek AKP Annas
Ma’aruf Zamroni, S.H., M.A.P., beserta anggotanya bergabung dengan personil
pengamanan Polresta Yogyakarta untuk melaksanakan pengamanan menyeluruh.
Pengamanan ini guna memastikan ribuan
wisatawan serta peserta karnaval dapat menikmati jalannya acara dalam suasana
yang aman, tertib, dan kondusif.
Karnaval budaya ini dimulai
dengan titik keberangkatan dari halaman Kantor DPRD DIY, di mana para peserta
bergerak menyusuri jalanan ikonik Malioboro menuju pusat kegiatan di kawasan
Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Sepanjang rute tersebut, personel Polsek
Danurejan bersiaga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengamanan
terbuka maupun tertutup.
Pemantauan situasi keamanan
dan ketertiban masyarakat dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi setiap
potensi gangguan, mengingat tingginya antusiasme penonton yang memadati jalur
karnaval guna menyaksikan atraksi seni tradisional.
PBTY XXI 2026 yang
berlangsung selama tujuh hari penuh, mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026,
telah menjadi magnet wisata unggulan yang menyedot perhatian wisatawan lokal
maupun mancanegara. Festival yang diselenggarakan oleh Jogja Chinese Art &
Culture Center (JCACC) bekerja sama dengan jajaran Dinas Pariwisata dan
Pemerintah Kota Yogyakarta ini menampilkan perpaduan harmonis antara budaya
Tionghoa dan kearifan lokal. Beragam atraksi menarik seperti barongsai, liong,
panggung budaya, hingga bazar kuliner khas Imlek hadir sebagai wadah pelestarian
budaya sekaligus penguatan nilai toleransi dan keberagaman di Kota Yogyakarta.
Kehadiran personel
kepolisian di tengah kerumunan massa tidak hanya bertujuan untuk menjaga
ketertiban, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi pengunjung yang ingin
berburu kuliner maupun mengabadikan momen di spot foto ikonik bernuansa
Tionghoa. Kapolsek Danurejan menyatakan bahwa koordinasi lintas sektoral yang
solid menjadi kunci keberhasilan pengamanan agenda wisata besar ini. Dengan
pengaturan yang tertata, diharapkan kemeriahan Tahun Baru Imlek di Yogyakarta
tetap menjadi simbol keharmonisan masyarakat yang tetap mengedepankan keamanan
serta kenyamanan bersama. (Humas Polsek Danurejan)


No comments:
Write comment