Masjid Al-Irsyad
Brontokusuman menjadi pusat perhatian dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah
Kota Yogyakarta, Senin (2/3/2026). Selain menjadi sarana ibadah, momen ini
menjadi ruang diskusi inovatif mengenai pemberdayaan masyarakat dan penguatan
keamanan lingkungan di wilayah Kemantren Mergangsan.
Hadir dalam kegiatan
tersebut Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Kapolsek Mergangsan AKP Fitri Anto
Heri Nugroho, S.H., M.H., serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto
Wardoyo, melontarkan gagasan agar Masjid Al-Irsyad mempelopori program edukasi
pranikah yang terstruktur. Program ini bertujuan untuk memberikan kesiapan psikis,
mental, spiritual, hingga kesehatan fisik bagi pasangan yang akan membina rumah
tangga, guna menekan angka perceraian.
“Kita bisa sinergikan dengan
Bagian Kesra Pemda dan melibatkan para profesor serta tenaga ahli dari
perguruan tinggi yang sudah menjalin MOU dengan Pemkot. Masjid harus menjadi
Center of Excellence yang memberdayakan umat, termasuk pengembangan sekolah
lansia,” jelas Hasto.
Dalam kesempatan yang sama,
dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari BPD DIY sebesar Rp2,5 juta
yang diserahkan oleh Direktur BPD DIY Cabang Yogyakarta, Gunawan Hasri Baskoro,
kepada Ketua Takmir Masjid Al-Irsyad, Helmi Kurniawan.
Kapolsek Mergangsan AKP
Fitri Anto Heri Nugroho, S.H., M.H., tidak hanya memastikan pengamanan kegiatan
berjalan lancar, tetapi juga memberikan imbauan kepada jemaah terkait situasi
kamtibmas selama bulan suci.
Beliau menekankan perlunya
menjaga kerukunan dan kewaspadaan kolektif terhadap potensi gangguan keamanan
yang sering muncul di bulan Ramadan.
"Bulan Ramadan
mengajarkan nilai kebersamaan. Kami menitipkan pesan kepada para orang tua agar
lebih aktif mengawasi aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini
hari. Mari bersama-sama kita cegah kejahatan jalanan, aksi perang sarung,
hingga penggunaan petasan yang dapat membahayakan keselamatan," ungkap AKP
Fitri Anto.
Kapolsek juga mengajak warga
untuk membentengi diri dari paham radikalisme dan meningkatkan kepedulian
sosial guna mencegah konflik di lingkungan sekitar.
Kapolsek menegaskan bahwa
Polsek Mergangsan sangat terbuka terhadap setiap informasi maupun laporan dari
warga. Hal ini penting agar setiap permasalahan di lapangan dapat ditangani
secara cepat dan tepat sebelum berkembang menjadi gangguan nyata.
"Kami berharap hubungan
antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Sinergi ini adalah kunci agar
Yogyakarta tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi semua orang," tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan buka
puasa bersama dalam suasana khidmat dan tertib. (Humas Polsek Mergangsan)


No comments:
Write comment