Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia,
S.I.K., M.M., M.H., didampingi Kapolsek Pakualaman AKP Margono, S.H.,
menghadiri forum komunikasi "Jagongan Kelurahan se-Kemantren
Pakualaman" di Griya Dhahar Redjo Buntung, Purwokinanti, Jumat malam
(6/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan
Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK Dukcapil) DIY
ini dipimpin langsung oleh KPH. Yudanegara, Ph.D. Forum ini menjadi ruang bagi
sekitar 100 peserta, termasuk jajaran Pemkot Yogyakarta, tokoh masyarakat, dan
perwakilan warga, untuk melakukan "belanja masalah" atau mendiskusikan
persoalan riil di lapangan secara langsung.
Dalam sambutannya, KPH. Yudanegara memberikan apresiasi
tinggi kepada Kelurahan Purwokinanti yang berhasil meraih Juara 1 Lomba
Kelurahan tingkat Regional Jawa-Bali tahun 2026. Prestasi ini diharapkan
menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Yogyakarta.
"Budaya Yogyakarta adalah budaya dialog, bukan
anarkisme. Melalui jagongan ini, kami mendatangi masyarakat untuk mendengar
persoalan riil sehingga keputusan strategis dapat diambil lebih cepat guna
menjaga ketenteraman bersama," tutur KPH. Yudanegara.
Senada dengan hal tersebut, Walikota Yogyakarta, dr. H.
Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), menyambut baik program yang mendekatkan pimpinan
dengan warga. Beliau menegaskan kesiapan Pemkot dalam merespons usulan warga,
mulai dari infrastruktur jalan hingga penanganan sampah yang sejauh ini telah
terkelola dengan baik.
Plt. Kepala BPS DIY, Ir. Herum Fajarwati, M.M., yang
turut hadir, menyampaikan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada bulan
Mei hingga Juni mendatang. Keakuratan data ini akan menjadi dasar kebijakan
ekonomi yang tepat sasaran bagi warga Kota Yogyakarta.
Sementara itu, menanggapi aspirasi warga mengenai lahan
koperasi, Dinas UMKM dan Koperasi Kota Yogyakarta mendorong agar potensi lokal
seperti Batik Segoro Amarto terus dikembangkan melalui penguatan kelembagaan di
tingkat kelurahan.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia,
memberikan catatan khusus terkait keamanan wilayah, terutama menjelang masa
liburan sekolah. Beliau meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan
terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminalitas.
Merespons keluhan warga mengenai seringnya kecelakaan di
Jalan Gajah Mada, Kapolresta menegaskan bahwa kepolisian akan berkoordinasi
dengan instansi terkait untuk mencari solusi teknis maupun peningkatan patroli.
"Kami berterima kasih kepada warga Pakualaman yang
telah membantu Polri menjaga keamanan. Kami mengimbau masyarakat untuk cermat
dalam bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi, dan selalu mengedepankan
musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan sosial," ujar Kombes
Pol. Eva Guna Pandia.
Terkait usulan perbaikan trotoar di Jalan Gajah Mada,
Dinas PU akan mengoordinasikannya dengan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta. Selain
itu, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Fx. Wisnu Sabdono Putro, S.E., memaparkan
solusi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema "Foto
Aladin" (Atap, Lantai, dan Dinding) yang berbasis gotong royong masyarakat
tanpa menggunakan APBD.
Acara yang berlangsung hingga pukul 23.30 WIB ini ditutup
dengan sesi makan bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan
lancar, mempertegas sinergi lintas instansi dalam mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang adaptif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(Humas Posek Pakualaman)


No comments:
Write comment