Polresta Yogyakarta resmi
memulai operasi khusus dengan sandi "Aman Nusa I Progo-2025" mulai
hari ini. Operasi ini akan berlangsung selama tujuh hari hingga 14 September
2025, mencakup seluruh wilayah hukum Polresta Yogyakarta.
Operasi ini fokus pada upaya
antisipatif dan penanganan konflik sosial, dengan melibatkan sinergi dari unsur
TNI dan Pemerintah Daerah. Pendekatan yang digunakan adalah pencegahan,
penghentian, dan pemulihan pascakonflik, dengan tetap menjunjung tinggi hak
asasi manusia dan pola pengamanan yang antikerasan.
Kegiatan diawali dengan apel
gelar pasukan yang dipimpin oleh Waka Polresta Yogyakarta AKBP Robertus Kokok
S., S.H., M.H. di halaman Mapolresta Yogyakarta. Apel tersebut diikuti oleh
ratusan personel yang terlibat dalam operasi ini.
Waka Polresta Yogyakarta AKBP
Robertus Kokok S. menjelaskan bahwa operasi ini adalah langkah strategis untuk
menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk konflik sosial, bencana alam,
dan dinamika lainnya. "Fokus utama operasi kali ini adalah pemulihan
kamtibmas, khususnya terkait kerusuhan atau gangguan keamanan yang sempat
terjadi beberapa waktu terakhir. Kita harus memastikan stabilitas tetap terjaga
demi kenyamanan masyarakat Kota Yogyakarta," tegasnya.
Sementara itu, Kabag Ops
Polresta Yogyakarta Kompol Sumanto menambahkan bahwa operasi ini tidak hanya
mengandalkan kekuatan kepolisian semata, tetapi juga melibatkan kolaborasi
dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Pemerintah Daerah, Badan Kesbangpol, dan
seluruh pemangku kepentingan terkait. "Dalam setiap langkah, upaya
preventif tetap kita kedepankan, baik melalui sosialisasi, patroli, maupun
penanganan potensi konflik sosial," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, operasi
ini menargetkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah,
tokoh masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga pelaku usaha. Kegiatan yang
dilakukan mencakup pencegahan konflik melalui patroli di lokasi-lokasi rawan. Penghentian
konflik dengan pengerahan kekuatan untuk menghadapi aksi perusakan atau
huru-hara. Penegakan hukum melalui penyelidikan dan penyidikan terhadap
provokator serta pelaku tindak pidana.
Kasihumas Iptu Gandung
Harjunadi, S.H., memastikan masyarakat tidak perlu merasa cemas. Ia menegaskan
bahwa TNI-Polri dan seluruh elemen daerah terus berkoordinasi untuk menjaga
keamanan di Kota Yogyakarta. "Saat ini, patroli gabungan masih dilakukan
di berbagai titik untuk mewujudkan Kota Yogyakarta yang aman, damai, dan
nyaman," jelasnya. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment