Mergangsan, Kota Yogyakarta -
Bhabinkamtibmas Kelurahan Keparakan Polsek Mergangsan Aiptu Pitaya melaksanakan
pengawalan dan pendampingan kegiatan Sambang Kampung Keluarga Berisiko Stunting
di wilayah RW 10, RW 11, dan RW 13, Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan,
Kota Yogyakarta, Jumat (25/9/2026) pagi.
Kegiatan yang diinisiasi
oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan DP3AP2KB Kota Yogyakarta
tersebut diisi dengan penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur
omega serta produk susu dukungan dari Nestlé Indonesia kepada keluarga sasaran,
disertainya edukasi pola asuh bagi orang tua.
Acara ini dihadiri oleh
berbagai unsur lintas sektor, meliputi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, PKK,
Puskesmas Mergangsan, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah
Keparakan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Penyaluran bantuan ini sekaligus menyokong gerakan Sekar Kemuning yang digagas
warga Keparakan untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.
Lurah Keparakan menekankan
bahwa penanganan stunting memerlukan kerja sama erat dari seluruh pihak, baik
lewat pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, maupun edukasi pola asuh
yang tepat.
Bhabinkamtibmas Kelurahan
Keparakan Aiptu Pitaya menegaskan kesiapan kepolisian dalam mendukung seluruh
program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat di wilayah binaannya.
"Aiptu Pitaya
mengatakan bahwa jajaran Kepolisian hadir mendampingi agar proses
pendistribusian bantuan gizi berjalan lancar, tepat sasaran, serta tertib. Kami
siap terus bersinergi bersama unsur TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga medis
untuk memantau perkembangan kesehatan anak-anak di Keparakan demi mewujudkan
generasi masa depan yang sehat dan cerdas," ujar Aiptu Pitaya.
Seluruh rangkaian kegiatan
sambang pendampingan bantuan gizi stunting di Kelurahan Keparakan tersebut
berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. (Humas Polsek Mergangsan)


No comments:
Write comment