Mergangsan, Yogyakarta - Kapolsek Mergangsan AKP Anar
Fuadi, S.H., M.IP. dan anggotanya menghadiri sekaligus mengamankan kegiatan
Malam Puncak HUT ke-50 Ramayana Ballet Purawisata dan Satkara Ratri Anugerah
Kebudayaan Mandira Baruga di Ramayana Ballet Purawisata, Jalan Brigjen Katamso,
Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (10/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut
diselenggarakan oleh Ramayana Ballet Purawisata dengan penanggung jawab Yuli
Agung selaku Project Manager. Acara dihadiri sejumlah pejabat, seniman,
budayawan, serta tamu undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Balai
Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah dan DIY Dr. Nahar Cahyandaru, S.Si., M.A.
yang mewakili Menteri Kebudayaan RI, Kepala Dinas Pariwisata DIY Atik Sudarmi,
S.IP. yang mewakili Gubernur DIY, perwakilan Polda DIY, perwakilan Korem
072/Pamungkas, Anggota DPD RI Dr. H. Ir. Ahmad Syauqi S., pendiri Ramayana
Ballet Purawisata Dahanan, B.A., S.H., serta sejumlah seniman dan tamu
undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan tamu dan
gala dinner, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan
pemenang lomba konservasi tari Ramayana, sambutan, pemotongan tumpeng,
penyerahan penghargaan, penampilan karya seni, dan penutupan.
Dalam sambutannya, Manajemen Mandira Baruga menyampaikan
bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan
nilai luhur budaya bangsa melalui program konservasi seni dan budaya. Festival
konservasi tari Ramayana yang telah memasuki tahun kelima menjadi salah satu
bentuk nyata upaya menjaga kesenian agar tetap dikenal dan diwariskan kepada
generasi berikutnya.
Sementara itu, sambutan Gubernur DIY yang dibacakan
Kepala Dinas Pariwisata DIY Atik Sudarmi, S.IP. menyampaikan apresiasi atas
perjalanan 50 tahun Ramayana Ballet Purawisata. Perjalanan tersebut dinilai
menjadi bukti ketekunan dalam menjaga kesinambungan karya seni dan budaya di
tengah perubahan zaman.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Satkara
Ratri Anugerah Kebudayaan Mandira Baruga merupakan bentuk penghargaan terhadap
tokoh dan pelaku budaya yang telah berkontribusi dalam menjaga serta
mengembangkan kebudayaan.
Sambutan Menteri Kebudayaan RI yang dibacakan Kepala
Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah dan DIY Dr. Nahar Cahyandaru, S.Si.,
M.A. turut memberikan apresiasi atas kiprah Ramayana Ballet Purawisata selama
50 tahun. Pertunjukan yang memadukan tari, drama, dan musik tradisional Jawa
tersebut dinilai menjadi bagian dari pelestarian warisan budaya sekaligus daya
tarik pariwisata budaya Yogyakarta.
Pada kegiatan tersebut, Satkara Ratri Anugerah Kebudayaan
Mandira Baruga diberikan kepada sejumlah tokoh, yakni perwakilan Ainun Najib
selaku praktisi teknologi informasi, Didik Nini Thowok dan Suyati atau Yati
Pesek selaku seniman, serta Dahanan, B.A., S.H. selaku pendiri Ramayana Ballet
Purawisata Yogyakarta.
Kapolsek Mergangsan AKP Anar Fuadi mengatakan kehadiran
personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan untuk
memberikan rasa aman dan nyaman kepada para tamu undangan maupun seluruh peserta
kegiatan.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga
dan mengembangkan seni serta budaya. Kami hadir untuk memberikan pengamanan
agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan
seni dan budaya seperti ini juga menjadi ruang untuk menyalurkan kreativitas
serta mengenalkan nilai-nilai kesenian kepada generasi penerus, khususnya
anak-anak dan generasi muda di Kota Yogyakarta," ujar AKP Anar Fuadi.
Personel Polsek Mergangsan melakukan pemantauan dan
pengamanan di sekitar lokasi selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian
Malam Puncak HUT ke-50 Ramayana Ballet Purawisata dan Satkara Ratri Anugerah
Kebudayaan Mandira Baruga berjalan aman, tertib, dan kondusif. (Humas Polsek
Mergangsan)


No comments:
Write comment